RSS

Menjelajahi Organ Seks Pria dan Wanita

29 Jul
PENIS
Tidak ada organ tubuh yang lebih menjadi mitos daripada penis. Ia telah dipuji, disalahkan, di dalam seni, sastra, dan legenda yang ditampilkan dengan salah sejak zaman dahulu. Pikian yang keliru tentang penis benar-benar mendarah daging dalam budaya kita, dengan demikian mempengaruhi sikap dan perilaku kita.

Penis memiliki dua fungsi – tempat lewatnya urin dan alat untuk memasukkan sperma ke dalam vagina wamita – tetapi tugas penis adalah sebagai organ yang bertanggung jawab untuk memberikan orgasme pada pria dan wanita yang telah mencapai status mitos.

Meskipun panjang penis bervariasi, ukuran rata-rata penis 9,5 sentimeter (3 3/4 inchi) dalam keadaan lembek. Ia terdiri dari jaringan ereksi yang disusun dalam tiga kolom silindris. Kolom di bawah melebar sampai ujung penis untuk membentuk glan. Melalui tengah kolom ini mengalir urethra, tabung sempit yang membawa sperma (dan urin) keluar dari tubuh melalui pintu masuk ujung glan. Ketika pria ereksi, dan selama beberapa menit sesudahnya mereka mencapai ejakulasi, urethra menjadi mampat sehingga tidak bisa mengeluarkan urin, meskipun sperma bisa lewat.

Penis tertutup dengan otot-otot dan terisi dengan jaringan yang kaya akan pembuluh darah; yang terakhir tetap kosong ketika penis lembek tetapi memiliki potensi untuk membesar dan mengisi dengan darah selama ereksi.

Glan yang memanjang dibatasi dari lubang utama penis oleh lekukan yang melingkar seputar kepalanya, dan kulit di atas lubang penis membentuk lipatan (kulup) memanjang untuk menutupi glan. Pada sisi bawahnya, lipatan ditambatkan pada permukaan dalam glan dan frenulum. Bagi banyak pria, kulit tipis ini adalah bagian yang paling sensitif dan, jika dirangsang, cepat sekali membangunkan mereka.

Saat lahir, kulup melekat pada glan; mulai masa pertumbuhan perlahan-lahan terpisah. Kulup mungkin dibuang dengan sunat. Tidak benar pemikiran bahwa pria yang tidak disunat dapat mengontrol ejakulasi dengan lebih efektif daripada pria yang disunat. Mitos tersebut didasarkan pada konsep yang salah yang menyebar luas bahwa glan penis yang disunat lebih sensitif untuk disentuh daripada glan yang tertutup kulup. Selama berhubungan seks, kulup tertarik kembali dengan tepat menampakkan glan seperti glan yang disunat.

Kulit penis tipis, elastis tanpa lemak dan dengan longgar melekat pada jaringan pokok. Penis diperkaya dengan syaraf sensori dan syaraf-syaraf dari sistem syaraf otonomik.

PERUBAHAN UKURAN PENIS
Ketika seorang pria bangun nafsu seksnya, penis biasanya memanjang – bertambah 7-8 sentimeter (2 3/4 – 3 1/4 inchi) – dan kaku. Ereksi mungkin terjadi dalam beberapa detik, dan disebabkan oleh kenaikan aliran darah yang sangat besar menuju penis. Pembuluh darah dipenuhi darah, yang mencegah dan mengalirkan darah menuju vena oleh pembuluh arteri yang membesar yang menekan mereka, jadi ereksi ditahan sampai setelah ejakulasi.

Sudah diterima secara luas bahwa semakin besar penis, semakin efektif pria sebagai pasangan seks. Khayalan tersebut, karena memang hanya khayalan, bahwa ukuran penis dihubungkan dengan potensi seksual, didasarkan pada pemikiran yang keliru: bahwa ketika penis yang lebih besar menjadi ereksi, ia mencapai ukuran yang lebih besar daripada ereksi penis yang lebih kecil. Tetapi ini bukan masalah. Dalam penelitian laboratorium Masters dan Johnson, para pria yang panjang penisnya 7,5-9 sentimeter (3- 3 1/4 inchi) dalam keadan lembek bertambah 7,5-8 sentimeter (3- 1/4 inchi) ketika ereksi penuh, yang pada dasarnya dua kali lebih panjang dalam keadaan lembek, sebaliknya, pada pria yang organnya lebih besar dalam keadan lembek – 10 – 11,5 sentimeter (4 – 4 3/4 inchi) panjang penis meningkat rata-rata hanya 7-7,5 sentimeter (2 3/4-3 inchi) ketika ereksi penuh.

SKROTUM
Skrotum adalah kantung kulit yang terletak di bawah akar penis, tempat testis. Dipisahkan oleh lapisan berserabut dan divisi ini dapat dilihat pada permukaan skrotum seperti punggung bukit. Kulit skrotum gelap dan tipis dan mengandung banyak sekali kelenjar sebaceous dan rambut halus. Di bawah kulit ada otot halus yang berkontraksi dalam memberi respon terhadap rasa dingin, atau olah raga yang penuh semangat; kontraksi membuat skrotum lebih kecil dan kulitnya berkerut.

TESTIS
Testis merupakan struktur yang berbetuk oval, halus yang dimampatkan dari sisi ke sisi seperti kacang besar. Testis sebelah kiri sedikit lebih rendah daripada yang kanan. Masing-masing testis berada di dalam kantung dan mempunyai empat penutup yang menghubungkan pada berbagai lapisan dinding abdomen; penutup ini diturunkan ke kantung skrotum ketika testis berpindah tempat dari dalam abdomen sebelum lahir. Otot-otot kecil mengontrol ketinggian testis. Posisi testis bisa berubah sesuai tingkat nafsu seksual, emosi, suhu skrotum, dan lain-lain. Jika sperma ingin dibentuk secara normal, harus diproduksi pada suhu dua atau tiga derajat lebih rendah dari suhu tubuh. Itulah mengapa testis berada di “luar” tubuh.

Dua fungsi testis adalah untuk memproduksi sperma dan hormon pria atau androgen, terutama testosteron. Sebuah tabung halus membawa sperma yang dihasilkan oleh testis; menuju epididimis; dimana sperma tersebut disimpan. Struktur berbentuk koma melekat di permukaan bagian belakang testis, akibatnya adalah saluran yang bergulung secara ekstensif.

Vas deferens membawa sperma lewat saluran sperma menuju pelvis, yang menghubungkan belakang kandung kemih dengan saluran mani. Tiap-tiap saluran kemudian terus ke bawah dan dihubungkan oleh saluran mani, membentuk saluran ejakulasi, yang mengalir melalui prostat dan memasuki urethra di dalam kelenjar prostrat. Tiap-tiap saluran mani mengandung sejumlah kecil cairan lengket dimana sperma disangga dan diberi nutrisi, dan yang membuat ejakulasi.

PROSTAT
Prostat merupakan organ berserabut, penuh dengan otot dan kelenjar yang berbentuk seperti kastanye. Prostat meproduksi sekresi yang membentuk cairan mani selama ejakulasi. Tersimpan di dalam kapsul berserabut dan terletak tepat di bawah leher kandung kemih. Urethra pria melewati sebelah kanan melalui tengah prostat. Jika kelenjar prostat membesar, saluran urethra menyempit yang membawa pada kesulitan buang air kecil, menetes dan aliran yang buruk (kondisi yang sudah umum pada pria di atas usia 55 tahun). Di luar prostat ada sepasang kelenjar yang juga menambahkan zat pelicin pada cairan mani sebelum ejakulasi.

ORGAN SEKS WANITA
VULVA
Alat kelamin luar wanita dan tampak dikenal sebagai vulva atau pudendum. Merupakan daerah yang sangat erotis dan sensitif, yang juga melindungi penutup vagina dan urethra. Jaringan lemak dan kulit di depan vulva adalah mons pubis atau gundukan Venus; yang menutupi tempat bergabung tulang pelvis di depan, dan bertindak sebagai bantal selama berhubungan seks. Pada wanita dewasa, vulva tertutup oleh rambut.

Struktur paling luar dari vulva, labia mayora, memanjang ke depan dari anus dan menyatu di depan di dalam mons pubis. “Bibir” ini berlapis dua biasanya berdampingan dan menyembunyikan organ genital eksternal lainnya. Mereka terdiri dari jaringan lemak berserabut dan membawa kantung rambut juga kelenjar sebaceous dan apokrin. Yang disebut terkhir meningkatkan bau keringat yang mana merupakan daya tarik kimia seks.
Labia minora merupakan lipatan kulit yang terletak di antara Labia mayora. Mereka memiliki banyak sekali kelenjar sebaceous yang memproduksi sebum yang melicinkan kulit dan, dikombinasikan dengan sekresi dari vagina dan kelenjar keringat, membentuk tutup pelindung yang kedap air terhadap urin, bakteri dan darah menstruasi.

Ukuran dan bentuk bibir ini sangat bervariasi dan, seperti labia mayora, yang sebelah lebih besar dari pada yang satunya. mereka mungkin disembunyikan oleh labia mayora atau ke depan. Selama kenikmatan seks mereka menjadi tebal, berubah warna dan meningkat tiga kali ukuran normal.

KLITORIS
Klitoris (organ yang paling sensitif dari vulva) adalah sama halnya dengan penis yang ada pada wanita, dengan komponen yang sama tetapi lebih kecil. Dari segi anatomi dan fisiologi, klitoris merupakan organ yang unik. Tidak ada organ pada pria yang bertindak semata-mata sebagai pembawa dan penerima rangsangan seksual, hanya untuk level awal atau puncak ketegangan seksual.

Badan klitoris panjangnya 2 sampai 3 sentimeter (3/4 sampai 1 1/4 inchi). Bagian atas klitoris tertutup oleh membran sensitif yang mengandung banyak ujung syaraf reseptif. Selama, senggama klitoris membesar dua kali lipat dan ereksi – dengan cara yang sama seperti penis. Panjang seluruh klitoris, termasuk batang dan ujung, bervariasi tergantung pada rangsangan hormon selama masa pubertas.

SELAPUT DARA
Pada masa kanak-kanak, sebuah membran tipis, yaitu selaput dara, menjaga jalan masuk menuju vagina. Biasanya selaput ini penuh lubang makanya bisa mengeluarkan darah menstruasi. Ketebalan dan kakunya bervariasi pada setiap wanita; pada kasus yang sangat jarang selaput ini sangat kuat dan menghambat sehingga hubungan seks sangat sulit; lalu selaput dara harus dipotong dengan anestesi lokal. Namun demikian, biasanya selaput ini sudah rusak selama melakukan berbagai aktivitas di masa kecil seperti bersepeda atau menunggang kuda, atau dengan menggunakan tampon. Meskipun utuh, tidak sesakit selama penetrasi pertama seperti yang telah kita percayai.

VAGINA
Vagina merupakan suatu ruang yang potensial, lebih dari sekedar ruang aktual. Merupakan tuba fibromuskular yang panjangnya sekitar 8 sentimeter (3 1/4 inchi), tetapi ukurannya bervariasi, dan mudah distorsi sehingga vagina normal bisa menyesuaikan ukuran penis dengan mudah. Jika penetrasi terjadi sebelum pelebaran vagina dan diameternya memanjang penuh, seorang wanita mungkin mengalami kesulitan awal dalam menyesuaikan penis yang ereksi. Akan tetapi pelebaran vagina berlanjut dengan cepat sehingga penis – berapapun ukurannya – bisa dimasukkan dengan beberapa kali tusukan.

Ketika gairah meningkat, biasanya vagina lebih melebar dan bundar. Pelebaran vagina yang berbentuk elips mencatat sebagian hilangnya rangsangan penis dan menurunkan sensasi vagina pada wanita.

DI DALAM VAGINA
Penonjolan serviks membuat ruang lubang vagina dibagi menjadi forniks depan, belakang dan lateral. Serviks memasuki lubang melalui bagian atas dari dinding vagina depan dan sebagai akibatnya, dinding depan lebih pendek daripada dinding belakang dan forniks belakang jauh lebih dalam daripada forniks depan. Susunan ini mendorong sperma menuju serviks selama senggama sebab ketika wanita terlentang, lubang serviks tidak hanya menampakkan mani secara langsung, tetapi dimandikan oleh kolam ejakulasi yang terbentuk di forniks belakang dimana mani berhenti. selama senggama, forniks belakanglah yang menerima tusukan penis yang paling keras dan juga melindungi serviks dari luka.

Lapisan vagina tebal dan terdiri dari lapisan yang menonjol. Lapisan sel vagina mengandung glikogen, sejenis zat tepung. Aksi fermentasi bakteri, yang biasa hidup di dalam vagina, memproduksi asam laktat dari glikogen yang mengubah cairan di dalam vagina menjadi cairan yang bersifat asam normal. Lingkungan asam ini penting sekali untuk mempertahankan kesehatan vagina dan menghalangi pertumbuhan bakteri. Ada gangguan apa saja dengan keseimbangan ekologi yang lembut, misalnya semprotan vagina, bisa menyebabkan iritasi, radang, kotoran dan alergi.

Lapisan vagina tidak mengandung kelenjar, meskipun ia melicinkan dirinya sendiri dengan sejenis cairan lengket ketika wanita terangsang. Di bawah kondisi normal, sel yang dengan rutin dilepaskan dari lapisan vagina, ditambah jamur yang disekresi dari serviks, ditambah dengan cairan vagina, bergabung membentuk kotoran vagina yang tidak berwarna dan tidak berbau normal.

Di dalam puncak vagina, yang terentang di belakang tulang pubis, dikatakan sebagai daerah jaringan ereksi yang, ketika dirangsang, memproduksi tipe orgasme yang berbeda. Daerah ini, yang disebut G Spot.

KELENJAR VESTIBULAR BESAR DAN URETHRA
Kelenjar vestibular besar, yang juga disebut kelenjar Bartholin, terletak di belakang dan agak ke sisi vagina. Saluran kelenjar ini terbuka menuju sudut antara labia minora dan lingkaran hymen (selaput dara) dan membawa jamur berminyak ke pintu gerbang vagina dan bagian dalam vulva.
Urethra dilekatkan di dalam suatu zat dari dinding depan vagina yang lebih rendah. Luka memar dinding ini bisa mengakibatkan peradangan urethra dan inveksi kandung kemih (sistitis). Dua pertiga dinding belakang vagina dihubungkan dekat sekali dengan rektum, dan otot-otot yang membentuk lantai pelvis, yang disebut levatores, bercampur dengan bagian tengah dari kedua sisi vagina untuk membentuk penyangga struktur vagina yang paling penting.

RESPON SEKSUAL
Jika Anda terbiasa dengan tubuh Anda, Anda akan tahu bahwa respon seksual Anda mempunyai tahap-tahap yang bisa didentifikasi – keinginan, rangsangan klitoris dan resolusi – dan bahwa hal-hal tersebut diiringi oleh perubahan-perubahan tubuh. Yang kurang diketahui dengan baik adalah meskipun tahap-tahap ini muncul pada pria dan wanita dengan urutan yang sama, dan dengan cara yang sama, ada perbedaan vital. Bagi wanita perubahan-perubahan itu bisanya diawali dengan rangsangan yang berbeda, butuh waktu lebih lama untuk muncul, tetapi berlangsung lebih lama, dan bisa diulang dengan lebih cepat. Perubahan-perubahan itu dapat timbal balik jika salah satu pihak terganggu.

Hasrat bermula di dalam otak, yang kemudian mengirimkan pesan pada tubuh yang mengakibatkan berbagai perubahan yang menunjukkan kondisi terangsang. Jika diperpanjang dalam waktu yang cukup membawa pada klimaks, dan orgasme, ketegangan otot dibebaskan dan aliran darah ke pelvis dibalik.

RESPON WANITA TERHADAP SEKS
Membuat wanita merasa nikmat membawa perubahan-perubahan yang tampak dalam bagian-bagian tubuh yang berbeda-beda. Ketika terangasng, nafas wanita menjadi lebih cepat, dan jantungnya berdetak dengan lebih cepat. Bibirnya menjadi merah muda, pupil matanya membesar dan putingnya menegang dan mengeras. Ketika kenikmatan meningkat, kulit menjadi merah muda dan kemerah-merahan, mulai berkeringat dan buah dada membengkak ketika penuh dengan darah.

VAGINA MENJADI BASAH
Respon pertama wanita terhadap rangsangan seks, yang harus disentuh dengan berbagai variasi, adalah licinnya vagina, yang bisa terjadi dalam 10-30 detik dari keadaan terangsang. Cairan dari material semacam jamur muncul pada interval di seluruh lapisan dinding vagina. Ketika klitoris menjadi fokus utama respon seks wanita, reaksinya lebih lambat, dan tidak ada yang secepat reaksi penis.

Ketika kenikmatan seksual meningkat, cairan melebur membentuk lapisan lembut, licin di seluruh lubang vagina, yang membuat penetrasi penis lebih mudah. Jamur berminyak ini bisa muncul dengan jumlah yang banyak sekali, dan dianggap berasal dari persediaan darah yang meningkat, yang nyaris bersamaan dengan serbuan kenikmatan seksual. Tidak ada sumber lain yang telah ditemukan. Responnya bukanlah hormonal, karena muncul pada wanita yang telah mengalami histerektomi lengkap.

RESPON KLITORIS
Kecepatan respon klitoris tergantung pada apakah ia dirangsang secara langsung atau tidak. Respon yang paling cepat tergantung pada rangsangan langsung pada tubuh klitoris atau daerah mons. Rangsangan tidak langsung, yang meliputi memain-mainkan zona erogen lain misalnya buah dada atau vagina, tanpa kontak klitoris langsung, pasti memberikan respon tetapi lebih lambat.

Satu-satunya bentuk rangsangan langsung adalah sentuhan – dengan jari, mulut atau penis yang ereksi dan kebanyakan wanita membutuhkan sentuhan sebagai tambahan dari penetrasi untuk mencapai orgasme. Disebabkan oleh posisinya, klitoris tidak dirangsang dengan langsung selama senggama, maka gerakan penis seringkali tidak cukup untuk membangkitkan klitoris mencapai orgasme. Namun demikian, rangsangan tidak langsung pada klitoris benar-benar memperkuat tusukan penis, badan ditarik ke bawah dan kemudian penutup dilepaskan.

PERUBAHAN VAGINA
Ketika kenikmatan seksual meningkat, kondisi vagina berubah dalam keadaan siap untuk penetrasi. Dua pertiga dari lubang dalam vagina memanjang dan mengembang; pada wanita yang mencapai puncak kenikmatan, pengembangan ini cukup kelihatan. Serviks dan uterus tertarik ke belakang dan ke atas menuju pelvis, pemanjangan ujung atas vagina lebih jauh.

Pada saat yang sama, warna dinding vagina berubah. Biasanya vagina berwarna merah muda, tetapi warna tersebut dengan perlahan-lahan berubah menjadi ungu gelap karena suplai darah ke vagina meningkat.

Dalam keadaan sebelum orgasme, vagina mengembang besar sekali sehingga semua lapisan dinding diregangkan dan dipipihkan, dan lapisan menjadi tipis. Pada fase stabil, bagian luar ketiga vagina dipenuhi dengan darah, dan pengembangan ini bisa sangat besar sehingga bagian vagina yang lebih rendah diturunkan paling sedikit satu pertiga. Selain itu, kenaikan suplai darah mengakibatkan membesarnya labia minora dan labia mayora, yang menjadi terpisah, naik dan lepas.

ORGASME MUNCUL
Tak pernah mungkin untuk dipelajari perubahan-perubahan orgasme pada klitoris karena refraksinya di bawah penutup yang dibentuk oleh labia minora. Perubahan-perubahan di dalam vagina, bagaimanapun juga, jauh lebih mudah dipelajari. Satu pertiga dari bagian luar berkontraksi terus menerus selama orgasme, normal tiga sampai lima kali, meningkat maksimum 10 sampai 15 kali kontraksi pada interval 0,8 detik. Setelah tiga sampai enam kontraksi awal, ruang antara mereka memanjang. Tiap-tiap kontraksi sangat nikmat; sensasi fantastik berkurang ketika kontraksi menurun.

Berapa lama kontraksi orgasme berlangsung, derajat dan interval mereka, bervariasi diantara wanita dan dari satu orgasme ke orgasme yang lainnya. Kadang-kadang dengan tingkat ketegangan paling tinggi, orgasme mungkin dimulai dengan satu kontraksi yang dalam yang berlangsung dua atau empat detik sebelum ketegangan otot berkembang menjadi kontraksi biasa yang berlangsung kurang dari satu detik.

Selama orgasme, otot rahim berkontraksi, dan forniks membesar, yang membentuk kubah untuk menerima sperma.

KEMBALI NORMAL
Setelah orgasme butuh waktu yang tidak bisa dihitung bagi vagina untuk kembali ke bentuk normalnya. Selama sepuluh sampai lima belas menit mungkin lewat sebelum kolorasi dasar kembali ke vagina, dan lapisan muncul kembali.

Klitoris kembali tergantung normal dalam lima sampai sepuluh detik setelah kontraksi orgasme berhenti, dan diskolorasi labia minora menghilang dengan cepat. Perubahan glans klirtoris secara relatif merupakan proses yang lambat dan mungkin berlangsung selama lima sampai sepuluh menit; pada beberapa wanita, mungkin butuh waktu selama tiga puluh menit. Jika orgasme tidak tercapai, pembesaran klitoris mungkin berlangsung selama beberapa jam setelah aktivitas seksual.

RESPON PRIA TERHADAP SEKS
Ketika seorang pria terangsang, reaksinya, sama seperti wanita, tidak semata-mata terbatas pada organ seksnya. Kenikmatan dimulai di dalam otak, ketika pria terangsang oleh sesuatu baik nyata atau imajinasi. Pria terangsang terutama oleh rangsangan visual; pakaian dan make up, juga pemandangan tubuh wanita telanjang atau setengah telanjang, menyalakannya. Pria menjadi terkondisi oleh pengalaman; obyek atau situasi yang dikaitkan dengan seks mungkin juga mendatangkan rangsangan. Dalam hal ini, tanpa kontak fisik, keadaan terangsang pria muncul dengan cepat dan sering.

PENIS MENJADI EREKSI
Pesan dari otak melewati saluran spinal menuju alat genital dan menutup aliran darah dari penis, dan membawa pada ereksi. Organ pria yang biasanya lembek, menggantung ke bawah menjadi kaku, tegak ke atas, berwarna gelap, bergetar dengan urat-urat yang menonjol.

Dengan mongontrol secara teliti variasi dan intensitas teknik rangsangan, ereksi bisa dipertahankan dalam waktu yang lama; bisa jadi hilang sebagian dan diperoleh kembali dengan cepat berulang kali selama rangsangan dalam waktu yang lama.

Ereksi bisa dihentikan dengan mudah oleh rangsangan non-seksual, meskipun rangsangan seksual dilanjutkan. Bentuk kekacauan mental apa saja, suara keras yang tiba-tiba, atau perubahan suhu atau cahaya, mungkin mengakibatkan hilangnya ereksi sebagian atau bahkan seluruhnya.

PERUBAHAN TUBUH MUNCUL
Sama halnya menyebabkan penis menjadi ereksi, suplai darah yng meningkat juga membawa pada memerahnya dan berubahnya warna kulit pada kira-kira seperempat dari semua pria. “Gejolak seks” bermula di dalam abdomen bawah dan menyebar ke seluruh kulit dada, leher dan wajah. Mungkin juga di pundak, lengan atas dan paha dan, ketika berkembang penuh, bahkan mungkin kelihatan seperti cacar air. Kemunculannya selalu menjadi bukti tingkat gairah seks yang tinggi. Setelah ejakulasi, gejolak seks hilang dengan sangat cepat.

Buah dada pria, seperti buah dada wanita, sangat responsif terhadap rangsangan seks. Meskipun polanya tidak konsisten, puting membesar dan ereksi, yang mungkin tanpa kontak langsung dan bisa berlangsung selama satu jam setelah ejakulasi, muncul dengan sering. Banyak wanita tidak menyadari bahwa puting pria, bahkan dadanya, bisa menjadi daerah erogen jika diberi rangsangan yang cukup.

Detak jantung pria meningkat dengan adanya gairah seksual, pernapasan dan tekanan darah juga naik. Skrotum menebal dan testis akan tertarik lebih dekat ke tubuh. Banyak pria berkeringat tanpa sengaja dan dengan cepat setelah ejakulasi, tetapi ini tidak sebanding dengan jumlah pengerahan fisik selama bersetubuh. Berkeringat biasanya terbatas pada telapak kaki dan tangan tetapi mungkin juga pada tubuh, kepala, wajah dan leher.

SEBELUM ORGASME
Tepat sebelum orgasme ada rasa ejakulasi yang tidak dapat ditahan selama sejenak. Banyak pria telah menggambarkan permulaan sensasi ini sebagai “merasakan datangnya ejakulasi”. Dari permulaan sensasi ini ada interval singkat, dua sampai tiga detik, selama pria merasakan datangnya ejakulasi tetapi tidak bisa lebih lama mencegah, menahan, atau dengan cara apapun mengontrol proses tersebut. Pengalaman yang tidak bisa dihindarkan ini berkembang sebagai cairan mani yang mengumpul di dalam urethra prostat, sebelum emisi aktual cairan mani dimulai. Sementara orgasme wanita bisa terganggu oleh rangsangan asing, sekali dimulai, orgasme pria tidak bisa ditahan sampai emisi terpenuhi.

Sebelum ejakulasi glans mungkin berubah warna; warna bercak ungu kemerah-merahan menjadi lebih gelap. Hal ini mengingatkan pada diskolorasi pra-orgasme labia minora pada wanita. Tetesan cairan mungkin terbentuk pada pintu urethra penis sebelum ejakulasi. Ini bukan cairan mani tetapi sekresi dari kelenjar Cowper. Ukuran testis sedikit meningkat dan mereka juga menjadi naik. Pada poin ini, sangat sulit bagi penis untuk kembali ke keadaan normal tanpa ejakualsi.

Kontraksi otot muncul pada tahap terakhir gairah seksual dan mungkin disengaja atau tidak, tergantung pada posisi tubuh. Kaki dan tangan pria menjadi tegang – jarang terjadi jika posisi pria di atas – tetapi lebih umum ketika dia telentang.

ORGASME MUNCUL
Secara tetap berulangnya kontraksi urethra dan otot dalam penis mengakibatkan ejakulasi yang tidak dapat ditahan dan sensasi orgasme yang sangat nikmat. Seluruh panjang uretra penis berkontraksi secara ritmis, yang mendorong cairan mani dari penis yang memanjang penuh di bawah tekanan, seringkali dari jarak yang agak jauh. Ketka ejakulasi terjadi, kontraksi spinster rectal dialami pada saat yang sama dengan kontraksi ekspulsif urethra. Penis berkontraksi dengan cara yang sama dengan vagina selama orgasme: kontraksi dimulai pada interval 0,8 detik dan, setelah tiga atau empat ekspulsif pengeluaran meyor, frekunsi dan kekuatan ekspulsif mereka menurun dengan cepat. Kontraksi minor urethra penis mungkin berlanjut selama beberapa detik dengan cara yang tidak tetap, yang mengeluarkan sejumlah kecil cairan mani di bawah kekuatan yang sangat kecil, jika ada.

Jika pria tidak bersetubuh selama beberapa hari biasanya ejakulasi dengan volume cairan mani yang lebih besar daripada ketika dia lebih banyak aktif secara seksual. Volume yang lebih besar bisa lebih nikmat daripada volume yang lebih kecil, dan hal ini mungkin menyebabkan kenikmatan pria yang lebih besar setelah beberapa waktu pembatasan diri yang penting daripada orgasme yang diulang. Pola ini merupakan kebalikan dari yang dikatakan oleh para wanita yang biasanya, paling menikmati orgasme kedua atau ketiga.

Orgasme dan ejakulasi adalah dua proses berbeda dan mungkin, atau mungkin juga tidak, muncul pada waktu yang sama. Salah satu bisa muncul tanpa satunya. Orgasme melibatkan sensasi nikmat yang tiba-tiba dan melepaskan ketegangan, yang bisanya muncul di daerah genital dan di mana saja di dalam tubuh; ejakulasi melibatkan pengeluaran cairan mani dari penis. Pria mungkin berejakulasi sebagai akibat dari rangsangan seksual tetapi tidak mengalami sensasi orgasme. Tidak kurang juga, pria mungkin mengalami multi orgasme berejakulasi hanya sekali.

Biasanya penis menjadi lembek setelah bersetubuh dan pria tidak akan berekasi lagi selama sebentar, khususnya jika pria mengeluarkan penisnya dengan cepat mengiringi ejakulasi. Setelah penis kembali ke ukuran normal, pria akan merasa rileks dan seringkali merasa mengantuk.

 
Leave a comment

Posted by on July 29, 2008 in sex

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: