Category Archives: Photoshop
Desain Tombol Web
sumber: http://painthink.com/
Kamu ingin elemen web keren? Atau mungkin mau mendesain tombol web yang elegan? Kamu mendarat di tempat yang tepat, karena pada tutorial Photoshop kali ini saya akan menguak rahasia bagaimana trik mendesain tombol web glossy, elegan dan terkesan modern.
Preview Hasil Akhir dari Gambar

Langkah 1
Pertama, siapkan background untuk tombol yang akan kita buat. Saya disini menggunakan pattern kotak-kotak, namun kamu tidak harus menggunakan yang sama, bisa menggunakan pattern yang lain atau warna solid tertentu. Setelah itu, kita akan membuat bentuk dasar dari tombol, buat path seperti gambar dibawah lalu klik Layer > New Fill Layer > Solid Color, pilih warna putih lalu tekan OK. Beri nama layer baru ini dengan nama Outer Shape.

Klik dua kali layer Outer Shape untuk memunculkan Jendela Layer Style. Pertama berikan Drop Shadow pada layer dengan pengaturan sebagai berikut.

Layer berikutnya adalah Inner Shadow.

Sekarang kita tambahkan Gradient Overlay pada layer Outer Shape. kamu bisa menggunakan setting seperti gambar di bawah ini.

Bagian terakhir dari Langkah 1, kita tambahkan Stroke pada layer Outer Shape dengan menggunakanGradient sebagai Fill Type. Berikut setting yang saya gunakan.

Dari Langkah 1 ini kita hasilkan gambar seperti di bawah ini.

Langkah 2
Buat path baru yang sedikit lebih kecil dari path yang kita buat pada Langkah 1. lakukan hal yang sama yaitu klik Layer > New Fill Layer > Solid Color, pilih warna putih lalu tekan OK. Beri nama Layer ini dengan Inner Shape dan ubah Fill Opacitynya menjadi 0%.

Beri style Gradient Overlay pada layer Inner Shape dengan setting sebagai berikut. Gunakan Gradient dari putih ke transparan dengan style Reflected. Jangan lupa beri tanda cek pada kotak Reverse.

Sampai Langkah 2 ini kita dapatkan gambar sebagai berikut.

Langkah 3
Buat path tipis di bagian bawah dari tombol, kemudian pilih Layer > New Fill Layer > Solid Color, gunakan warna putih lalu tekan OK. Beri nama Layer ini dengan LowLight,ubah Fill Opacitynya menjadi 0% dan Opacity menjadi 10%.

Beri style Gradient Overlay pada layer LowLight dengan Gradient dari hitam ke transparan dan styleReflected. Saya menggunakan setting seperti screenshot di bawah ini.

Langkah 4
Buat path sedikit lebih tebal dari yang kita buat pada langkah sebelumnya di bagian bawah dari tombol, kemudian klik Layer > New Fill Layer > Solid Color, gunakan warna putih lalu tekan OK. Beri nama Layer ini dengan HighLight,ubah Fill Opacitynya menjadi 0% dan Opacity menjadi 30%.

Beri style Gradient Overlay pada layer HightLight dengan Gradient dari putih ke transparan dan styleReflected. Saya menggunakan setting seperti tampak berikut ini.

Langkah 5
Buat path di bagian kiri tombol dengan bentuk seperti screenshot di bawah. Pilih Layer > New Fill Layer > Solid Color, gunakan warna putih lalu tekan OK. Kita sebut layer ini dengan nama Emboss Stroke.

Dobel klik layer Emboss Stroke, setelah muncul jendela Layer Style pilih Gradient Overlay. Gunakan Gradient dari hitam ke putih dengan style Linear, jangan lupa beri tanda cek pada kotak Reverse.

Setelah menyelesaikan lima langkah, kita peroleh hasil sementara sbagai berikut.

Langkah 6
Pada langkah ini kita akan memberi efek Gloss pada tombol. Yang pertama harus dilakukan adalah membuat path dengan bentuk seperti gambar di bawah. Pilih Layer > New Fill Layer > Solid Color, gunakan warna putih lalu tekan OK. Ubah Opacity layer ini menjadi 63% dan Fill Opacity menjadi 46%. Kita sebut layer ini dengan nama Gloss.

Beri style Gradient Overlay pada layer Gloss dengan Gradient dari putih ke transparan dan styleLinear. Saya menggunakan setting seperti tampak berikut ini.

Sampai Langkah 6 kita hasilkan gambar sebagai berikut.

Langkah 7
Saatnya membuat background warna biru di belakang tanda panah. Pertama, buat path seperti pada Langkah 5 namun kali ini kita buat dengan ukuran lebih kecil. Pilih Layer > New Fill Layer > Solid Color, gunakan warna biru #1bb3eb lalu tekan OK. Beri nama layer ini dengan Arrow Bg.

Klik dua kali layer Arrow Bg, setelah muncul jendela Layer Style pilih Gradient Overlay. Gunakan Gradient dari hitam ke putih dengan style Radial, jangan lupa beri tanda cek pada kotak Reverse.

Sampai disini kita dapatkan gambar seperti di bawah ini.

Langkah 8
Buat path seperti yang kita buat pada Langkah 7 dengan ukuran sedikit lebih kecil. Pilih Layer > New Fill Layer > Solid Color, gunakan warna putih lalu tekan OK. Ubah Fill Opacity layer ini menjadi 0%. Kita sebut layer ini dengan nama Gradient Overlay.

Dobel klik layer Gradient Overlay untuk memunculkan jendela Layer Style. Beri style Inner Shadowdengan pengaturan seperti berikut. Jangan Tekan OK terlebih dahulu.

Beri style Gradient Overlay pada layer Gradient Overlay dengan Gradient dari hitam ke transparandan style Linear. Jangan lupa beri cek pada kotak Reverse.

Langkah 9
Buat path baru berbentuk panah menghadap kebawah seperti gambar berikut lalu simpan path karena kita akan menggunakannya lagi. Setelah itu pilih Layer > New Fill Layer > Solid Color, gunakan warna hitam lalu tekan OK. Ubah Blending Mode layer ini menjadi Overlay dan atur Opacitynya menjadi 45%. Kita sebut layer ini dengan Arrow Shadow.

Sekarang kita berikan style Outer Glow pada layer Arrow Shadow. Gunakan petunjuk di bawah ini untuk mengatur komposisi Outer Glow.

Jadikan layer Arrow Shadow sebagai Clipping Mask dari layer Arrow Bg yang kita buat pada Langkah 7. Jadi susunan layer yang kita miliki sekarang seperti berikut ini.

Langkah 10
Dengan menggunakan path yang kita buat pada Langkah 9, kita buat layer baru dengan klik Layer > New Fill Layer > Solid Color, gunakan warna hijau #b2eb42 lalu tekan OK. Letakkan layer ini di atas semua layer dan ubah namanya menjadi Arrow. Klik dua kali layer Arrow untuk memunculkan jendela Layer Style. Sekarang pilih Inner Shadow dan gunakan setting sebagai berikut.

Style berikutnya yang kita berikan pada layer Arrow adalah Gradient Overlay. Gunakan Gradient darihitam ke putih dengan style Radial, jangan lupa beri tanda cek pada kotak Reverse.

Terakhir kita berikan Stroke pada layer Arrow.

Dalam sepuluh langkah ini kita sudah menyelesaikan sebagian besar gambar tombol. Kita hanya butuh menambahkan sedikit teks untuk menyelesaikannya.

Langkah 11
Inilah saatnya kita tambahkan teks ‘DOWNLOAD‘ pada tombol. Gunakan font Helvetica Rounded10.4pt dengan warna #9c9c9c.

Berikan Drop Shadow pada teks ‘DOWNLOAD’ dengan setting seperti screenshot di bawah.

Berikutnya kita tambahkan Inner Shadow pada teks.

Style berikutnya yang kita berikan pada layer teks adalah Gradient Overlay. Gunakan Gradient darihitam ke putih dengan style Linear.

Langkah 12
Sebagai sentuhan terakhir kita tambahkan sedikit teks yaitu ‘Get the latest version‘. Gunakan fontHelvetica CE Regular dengan ukuran 5.2pt dan warna #4a4a4a.
Hasil Akhir

Semoga tutorial ini bermanfaat, jangan lupa subscribe
Pen Tool di Pothoshop
sumber: http://painthink.com/
Pengenalan Bagian-bagian Pen Tool
Sebelum memulai pilih Pen Tool yang terletak pada menu vertikal sebelah kiri jendela Photoshop dan perhatikan bagian-bagian Pen tool berikut. Setiap bagian yang perlu akan saya beri penjelasan mengenai fungsinya masing-masing.

Opsi untuk Pen Tool
Tedapat tiga pilihan yang terdapat dalam kotak. Pilihan yang berfungsi ketika menggunakan Pen Tool hanyalah bagian pertama dan kedua saja, sedangkan bagian ketiga hanya berfungsi ketika menggunakan Rectangle Tool atau sejenisnya.
- Shape Layers
Dengan memilih Shape Layers maka setiap titik yang kita buat akan dihubungkan membentuk sebuah bidang (shape). Jika antara garis path dan garis yang menghubungkan titik pertama dan terakhir membentuk sebuah area, maka secara otomatis area tersebut akan terpenuhi dengan warna foreground.

- Paths
Pada opsi Paths setiap titik yang dihubungkan akan membentuk path dan tidak membentuk bidang secara langsung. Opsi inilah yang sering digunakan untuk membuat garis-garis vektor. Dalam tutorial ini opsi inilah yang paling banyak akan kita bahas.

Rubber Band
Mengaktifkan Rubber Band akan sangat membantu karena akan menunjukkan bagaimana bentuk shape selanjutnya sebelum menambahkan Anchor Point.
Opsi Penggabungan Area Path
Disini terdapat empat bentuk penggabungan, masing-masing akan mebuat area yang berbeda jika dua atau lebih path area digabungkan. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar beikut.

Cara Pertama Menggunakan Pen Tool
Ada dua cara untuk menggunakan Pen Tool. Cara pertama buat path baru dengan mengklik ujung kiri atas huruf U, tarik ke kanan dan klik lagi pada sudut lain yang ada di sebelah kanan titik yang pertama. Zoom in agar didapat hasil yang lebih akurat.

Ulangi langkah ini untuk membuat path ke bawah sampai pada titik sebelum lengkungan. Untuk bagian lengkungan mulai dari titik terakhir, klik pada bagian tengah lengkungan, tahan klik dan tarik kursor ke kanan sampai path melengkung dengan rapi.

lanjutkan dengan cara yang sama sampai titik yang terakhir berhimpitan dengantitik yang pertama.
Cara Kedua Menggunakan Pen Tool
Sebenarnya yang membedakan cara pertama dan kedua hanyalah pada bentuk melengkungnya, sedangkan untuk garis yang lurus sama saja dengan cara yang pertama. Jadi pertama buat path untuk garis lurusnya. Klik pada titik permulaan melengkung, lalu klik lagi pada bagian tengah lengkungan. Disini tidak perlu ditahan dan ditarik. Tekan Ctrl dan klik untuk menyudahi path.

Tambahkan Anchor Point pada bagian tengah garis path di bagian lengkungan dengan klik kanan pada path dan pilih Add Anchor Point. Tekan Ctrl, klik Anchor Point yang baru dan tahan lalu geser ke sudut kiri bawah sampai posisinya sesuai lengkungan.

dapat juga dilakukan dengan Add Anchor Point Tool.
Menggunakan Path yang Sudah Jadi
Dari langkah yang diatas kita selesaikan path tersebut sampai membentuk huruf U. Path yang sudah jadi dapat digunakan untuk membuat Vector Mask, mendefinisikan Custom Shape, membuat seleksi, memenuhinya dengan warna dan Stroke Path. Klik kanan pada path untuk memunculkan pilihannya.

Create Vector Mask
Dengan path yang sudah jadi kita dapat mengkrop layer dengan Vector Mask layaknya seleksi untuk Layer Mask.

Define Custom Shape
Kita bisa membuat shape sendiri dengan path yang sudah kita buat. Jadi selanjutnya jika ingin membuat path yang sama tinggal menggunakan shape tersebut. Caranya klik kanan pada path, pilih Define Custom Shape, beri nama shape baru ini, tekan OK.

Make Selection
Klik kanan pada path lalu pilih Make Selection untuk mebuat seleksi yang bentuknya seperti path yang kita buat.

Fill Path
Dari path kita juga bisa mengisi areanya dengan warna tetentu. Bisa dengan warna foreground, background, pattern atau warna lain yang bisa kita pilih sendiri. Kita juga bisa mengatur Blending Mode dan Opacitynya.

Stroke Path
Stroke Path digunakan untuk membuat garis dengan bentuk sepeti path, bisa dengan Brush atau lainya.

Demikian tutorial dasar menggunakan Pen Tool pada Photoshop, selamat mencoba dan jangan lupa subscribe ke painthink RSS Feed.
sumber: http://www.ahlidesain.com
Cara Menggunakan Pen Tool pada Photoshop
Tutorial Desain Ilmu Grafis Cara Menggunakan Pen Tool padaPhotoshop = kemampuan dasar adobe photoshop yg harus dimiliki guna menggambar or edit foto Photoshop. Karya seni seperti membuat kartun dengan photoshop membutuhkan teknik dasar Pen Tool untuk bisa membuatnya. Pen Tool juga bermanfaat ketika kita akan membuat karya yang membutuhkan garis-garis atau ketika ingin membuat seleksi. Disini akan saya berikan tutorial sederhana dalam menggunakan Pen Tool.
Bagian-bagian Pen Tool
Sebelum memulai pilih Pen Tool yang terletak pada menu vertikal sebelah kiri jendelaPhotoshop dan perhatikan bagian-bagian Pen tool berikut. Setiap bagian yang perlu akan saya beri penjelasan mengenai fungsinya masing-masing.

Opsi untuk Pen Tool
Tedapat tiga pilihan yang terdapat dalam kotak. Pilihan yang berfungsi ketika menggunakan Pen Tool hanyalah bagian pertama dan kedua saja, sedangkan bagian ketiga hanya berfungsi ketika menggunakan Rectangle Tool atau sejenisnya.
- Shape Layers
Dengan memilih Shape Layers maka setiap titik yang kita buat akan dihubungkan membentuk sebuah bidang (shape). Jika antara garis path dan garis yang menghubungkan titik pertama dan terakhir membentuk sebuah area, maka secara otomatis area tersebut akan terpenuhi dengan warna foreground.

- Paths
Pada opsi Paths setiap titik yang dihubungkan akan membentuk path dan tidak membentuk bidang secara langsung. Opsi inilah yang sering digunakan untuk membuat garis-garis vektor. Dalam tutorial ini opsi inilah yang paling banyak akan kita bahas.

- Rubber Band
Mengaktifkan Rubber Band akan sangat membantu karena akan menunjukkan bagaimana bentuk shape selanjutnya sebelum menambahkan Anchor Point.
Opsi Penggabungan Area Path
Disini terdapat empat bentuk penggabungan, masing-masing akan mebuat area yang berbeda jika dua atau lebih path area digabungkan. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut.

Cara Pertama Menggunakan Pen Tool
Ada dua cara untuk menggunakan Pen Tool. Kita buat dulu huruf U menggunakan Horizontal Type Tool yang digunakan sebagai simulasi. Cara pertama buat path baru dengan mengklik ujung kiri atas huruf U, tarik ke kanan dan klik lagi pada sudut lain yang ada di sebelah kanan titik yang pertama. Zoom in (CTRL + Space + Klik) untuk view membesar dan zoom out (Ctrl + ALT +Space + klik) untuk view mengecil, cara ini dilakukan agar didapat hasil yang lebih akurat.

Ulangi langkah ini untuk membuat path ke bawah sampai pada titik sebelum lengkungan. Untuk bagian lengkungan mulai dari titik terakhir, klik pada bagian tengah lengkungan, tahan klik dan tarik kursor ke kanan sampai path melengkung dengan rapi.

lanjutkan dengan cara yang sama sampai titik yang terakhir berhimpitan dengan titik yang pertama.
Cara Kedua Menggunakan Pen Tool
Sebenarnya yang membedakan cara pertama dan kedua hanyalah pada bentuk melengkungnya, sedangkan untuk garis yang lurus sama saja dengan cara yang pertama. Jadi pertama buat path untuk garis lurusnya. Klik pada titik permulaan melengkung, lalu klik lagi pada bagian tengah lengkungan. Disini tidak perlu ditahan dan ditarik. Tekan Ctrl dan klik untuk menyudahi path.

Tambahkan Anchor Point pada bagian tengah garis path di bagian lengkungan dengan klik kanan pada path dan pilih Add Anchor Point. Tekan Ctrl, klik Anchor Point yang baru dan tahan lalu geser ke sudut kiri bawah sampai posisinya sesuai lengkungan.


dapat juga dilakukan dengan menggunakan tool Add Anchor Point Tool yang ada pada hidden tab Pen Tool.
Menggunakan Path yang Sudah Jadi
Dari langkah yang diatas kita selesaikan path tersebut sampai membentuk huruf U. Path yang sudah jadi dapat digunakan untuk membuat Vector Mask, mendefinisikan Custom Shape, membuat seleksi, memenuhinya dengan warna dan Stroke Path. Klik kanan pada path untuk memunculkan pilihannya.

Create Vector Mask
Dengan path yang sudah jadi kita dapat mengkrop layer dengan Vector Mask layaknya seleksi untuk Layer Mask.

Define Custom Shape
Kita bisa membuat shape sendiri dengan path yang sudah kita buat. Jadi selanjutnya jika ingin membuat path yang sama tinggal menggunakan shape tersebut. Caranya klik kanan pada path, pilih Define Custom Shape, beri nama shape baru ini, tekan OK.

Make Selection
Klik kanan pada path lalu pilih Make Selection untuk mebuat seleksi yang bentuknya seperti path yang kita buat.

Fill Path
Dari path kita juga bisa mengisi areanya dengan warna tetentu. Bisa dengan warnaforeground, background, pattern atau warna lain yang bisa kita pilih sendiri. Kita juga bisa mengatur Blending Mode dan Opacitynya.

Stroke Path
Stroke Path digunakan untuk membuat garis dengan bentuk sepeti path, bisa dengan Brush atau lainya.

sumber: http://lumansupra.wordpress.com
Pen Tool mempunyai beberapa sub-tool seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah. Tools yang sering digunakan adalah Pen Tool, Add Anchor Point Tool, Delete Anchor Point Tool, serta Curve Tool.

Untuk menggambar dengan menggunakan Pen Tools, klik pada titik sebelah kiri dan akhiri dengan klik pada titik sebelah kanan. Untuk menggambar bentuk/garis yang lurus, tekan dan tahan [SHIFT] ketika menekan tombol mouse pada titik kedua.

Untuk membentuk garis lengkung klik dan tahan serta geser pada sudut yang diinginkan. Gambar di bawah menunjukkan edit point dari curve Pen Tools


Gambar di bawah dibentuk dengan menekan tombol [SHIFT] untuk garis lurus. Setelah terbentuk shape kita dapat menambahkan anchor point dengan memilih sub-tool Add Anchor Point Tool seperti tampak pada gambar di atas untuk mengedit garis tepi sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Klik untuk menambahkan anchor point pada garis. Untuk mengedit garis lengkung dapat menggeser edit point (garis bantu) sesuai dengan keinginan
(baca dari kiri ke kanan)




Untuk menghapus anchor point dapat menggunakan sub-tool Delete Anchor Point Tool. Kemudian klik pada anchor point yang ingin dihapus.


Convert point tool digunakan untuk mengubah point menjadi curve (garis lengkung) dan mempunyai edit point (garis bantu) seperti pada gambar di atas.

Freeform Pen Tool digunakan untuk membuat free-shape, dalam artian apapun gerakan mouse seperti pada gambar di bawah


Untuk mengubah warna, klik ganda pada layer thumbnail (gambar di bawah) dan pilih warna yang dikehendaki pada Color Picker.


Catatan:
- Layer baru akan dibuat ketika anda membuat shape baru dengan Pen Tools. Jadi semakin banyak shape maka akan semakin banyak layer yang ada.
- Cara kerja layer itu sendiri adalah berdasarkan urutan yang paling atas menutupi layer-layer yang berada di bawahnya.
sumber: http://lumansupra.wordpress.com
Banyak teman yang bertanya, “untuk seleksi objek di Photoshop, ente gunain apa?”
“kalo saya ngegunain Pen Tools kang, lebih sulit daripada Magic Wand, tapi hasilnya lebih detail juga.”
nah, dari situ saya mendapatkan beberapa referensi tentang tutorial pen tools di internet, tapi untuk pembahasan di bawah ini saya mengambil darisitus: www.photoshopessentials.com/basics/pen-tool-selections/
kebanyakan saya menerjemahkan secara Indonesia apa yang ada di sana. jadi kalau ingin membaca bahasa inggrisnya silahkan menuju ke TKP di atas.. ^^
Pen Tools selain dapat digunakan untuk seleksi objek bisa juga digunakan untuk menggambar path atau objek. bahkan bisa dikatakan tools ini merupakan tools yang sederhana di photoshop. meski begitu, bukan berarti butuh 1 atau 2 jam saja untuk mempelajarinya dan langsung menjadi ahli (expert). banyak teman-teman saya mengalami gangguan kejang di pergelangan tangan ditambah kanker otak ketika mempelajari tools satu ini… hahaha… selain rumit, mungkin membingungkan, tools satu ini mempunyai banyak kaitannya dengan trik-trik di photoshop. jadi ketika Anda dapat menguasai penggunaan Pen Tools, maka bukan tidak mungkin anda dapat menghasilkan beberapa karya yang bagus dari Photoshop ini.
Dimana kita bisa menemukan Pen Tools
Kita akan menemukan Pen Tools di Tools Pallete sebelah kiri jika ada di Photoshop, satu grup dengan Shape Tool, Type Tool, Path Selection/Direct Selection Tool. Dari sini kita bisa tahu mengapa Pen Tools tidak di jadikan satu grup dengan Selection Tool seperti Lasso Tool, Magic Wand, Rectangular Marquee Tool, dll. Bukan diletakkan di bagian atas dan malah dijadikan satu grup dengan Tools yang tidak ada hubungannya dengan Selection.
Jawabannya ada di bawah ini…
Mengapa dinamakan “Pen” Tool?
satu hal yang harus kita ketahui sebelum belajar menggunakan pen tool adalah arti dari pen tool itu sendiri, apakah ‘Pen’ tool itu sebuah nama?
jika iya, apa artinya? apakah semua orang tahu akan artinya meski hampir semua orang tahu kegunaannya di photoshop?
paling tidak, kata ‘Pen’ di sini bukan hanya sebuah arti pena yang sering kita gunakan untuk menulis, tanda tangan, mencorat-coret buku, dll.
lalu jika kegunaannya tidak seperti pena konvensional, mengapa disebut dengan pen tool?
pen tool sebenarnya sudah dikenal beberapa tahun sebelumnya, dengan nama yang berbeda. mungkin dari kita pernah mendengar Bezierpen atau bezier tool, yang diciptakan oleh pieree bezier, ahli mekanik dari prancis yang sangat terkenal dengan fantasi matematikanya, dan beliau juga bekerja di perusahaan mobil, renault. pen tool itu sendiri ia ciptakan untuk membantunya mendesain mobil.
pen tool juga sering disebut dengan path tool. mengapa? karena pen toolselalu digunakan untuk menggambar path tool. sedangkan utuk menyeleksi objek menggunakan pen tools, sebenarnya kita mengubah path tersebut ke dalam selection. selalu diawali dengan path.
Apa itu Path
arti path menurut KBBI adalah garis edar
dalam photoshop , path merupakan suatu hal yang tidak ada hubungannya dengan software itu sendiri, karena photoshop adalah software editing berbasis pixel. dimana sebuah gambar digital membutuhkan berjuta-juta pixel agar bisa dikenali. semakin banyak pixel semakin tajam gambarnya.
sedangkan path itu sendiri tidak ada hubungannya dengan pixel dan photoshop adalah software untuk menciptakan dan editing pixel.
secara teknik, path adalah garis yang menghubungkan titik dan titik lainnya, bebas dan tidak ada hubungannya dengan pixel. garis ada yang lurus atau melengkung dan selalu berawal dari suatu titik dan berakhir di titik lainnya.
kita membutuhkan minimal 2 titik untuk membuat garis, otomatis itu. apabila kita memberikan lebih dari 2 titik, maka kita akan membuat sebuah objek. pada dasarnya, membuat objek di photoshop adalah membuat titik-titik yang dihubungkan oleh garis dan diisi oleh warna.

contohnya, objek kotak (dibuat dengan rectangular shape tool) adalah hasildari 4 titik yang dihubungkan oleh garis tepi (outline) yaitu garis atas, kanan, bawah dan kiri. begitu juga dengan segitiga, dibuat dari 3 titik yang dihubungkan oleh 3 garis. intinya itu…
kemudian Type tool, yang biasa kita gunakan untuk membuat tulisan di photoshop ternyata juga pengembangan dari path tool. konklusinya terdapat pada konversi tulisan menjadi object (Rasterize Type). kemudian pada huruf-huruf tersebut akan muncul titik-titik yang dapat kita edit.
Dua Mode Pen Tool
Pen Tool di PS mempunyai 2 mode, yang pertama adalah Shape Layer. biasa digunakan untuk menggambar objek, entah itu kotak, lingkaran, segitiga, segilima, tak beraturan dll. Kedua, adalah Path. dan yang akan kita bahas di sini adalah tentang menggambar garis, atau biasa disebut dengan line.
Anchor Point
Anchor dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai jangkar. dalam photoshop anchor point adalah titik dimana kita akan menghubungkan garis tersebut.
ini saya nemu dari tetangga sebelah…
Cara Pembuatan Shape dengan Pen Tools
Pada tutorial photoshop ini kita akan belajar cara membuat bentuk shape dengan menggunakan Pen tools. Bentuk yang kita buat ini akan menjadi sebuah bentuk vektor, bukan sebuah gambar bitmap. Perbedaan antara vektor dengan bitmap bisa dibaca pada tutorial gambar bitmap.
Sebenarnya untuk membuat bentuk shape, kita bisa menggunakan seluruh set shape tool (Rectangle tool, Rounded rectangle tool, hingga custom shape tool). Namun pada tutorial photoshop kali ini yang akan kita bahas adalah pembuatan bentuk shape yang digambar sendiri dengan menggunakan pen tool. Caranya seperti berikut ini.
Cara untuk membuat bentuk shape dengan Pen tool pada Photoshop
Langkah 1
Pilihlah Pen tool pada tool box Photoshop (pada gambar ilustrasi tutorial dibawah ini saya tandai dengan lingkaran merah).
Kemudian pada option bar, klik icon Shape layers (lihat tanda lingkaran biru pada gambar diatas). Di sebelah kanannya, beri tanda centang pada Geometry options (lihat tanda lingkaran hijau). Disebelah kanan pada option bar terdapat lima buah icon lagi (lingkaran ungu). Tentang kelima icon ini akan saya bahas di langkah ke-3.
Langkah 2
Buatlah sebuah file baru dengan memilih menu File > New. File ini akan kita gunakan untuk berlatih membuat bentuk shape, ukuran file disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Kemudian dengan menggunakan Pen tool, kliklah pada file baru tersebut. Setiap klik akan membuat sebuah titik anchor yang akan diikuti terus dengan titik-titik berikutnya yang anda lakukan, hingga menyambung ke titik awal.
Lebih lanjut tentang penggunaan Pen tool bisa Anda baca pada Tutorial Membuat Seleksi dengan Path. Pada tutorial tersebut akan dapat ditemui cara membuat sebuah bentuk bangun dengan menggunakan Pen tool. Baik bentuk dengan garis-garis lurus maupun melengkung.
Juga tentang penggunaan Direct selection tool, tool ini dapat digunakan juga saat mengatur ulang bentuk shape yang sudah dibuat.
Langkah 3
Pada option bar dari Shape Layers, terdapat lima buah icon (saya tandai dengan lingkaran ungu pada gambar langkah ke-1). Kelima icon tersebut adalah:
- Create new shape layer
Digunakan untuk membuat bentuk shape baru. - Add to shape area
Digunakan untuk menambah area shape pada bentuk shape yang sudah ada.
- Substract from shape area
Digunakan untuk mengurangi area shape yang sudah ada.
- Intersect shape areas
Digunakan untuk membuat bentuk shape didalam dua shape atau lebih yang saling bertumpuk.
- Exclude overlapping shape areas
Digunakan untuk membuat bentuk shape yang berada diluar area shape yang saling bertumpuk.
Perlu diperhatikan bahwa untuk dapat menggunakan pengaturan no 2 hingga 5 diatas, kita harus berada pada Vektor mask thumbnail, bukan pada layer thumbnail-nya. Ini bisa dipilih pada palet layer, di gambar di bawah ini saya tandai dengan lingkaran merah.
Pada sebelah kanan pada option bar, terdapat icon untuk memilih Style. Style ini bisa digunakan untuk memberikan layer style langsung pada bentuk shape yang dibuat.
Silahkan dicoba untuk belajar membuat bentuk shape. Tool ini akan digunakan pada tutorial photoshop berikutnya.
sumber: http://www.handry-usa.co.cc
Seleksi Gambar/Foto Menggunakan Pen Tool di Photoshop
Di Photoshop seleksi gambar atau kata sederhananya memisahkan gambar utama dari
background (latar) sangat berguna, karena kita bebas sesuka hati mengganti backgroundnya.
| Gmbr awal |
| Gmbr Akhir |
Saya biasanya menggunakan Pen tool
untuk memisahkan gambar,
karena lebih mudah dan praktis. Biasanya disebut membuat Path
Ini Salah satu trick sederhana dari sekian banyak cara untuk seleksi gambar di photoshop.
Langkah pertama klik pen tool lalu setting seperti gmbr di bawah.
![]()
Langkah pertama Gambar yang akan kita path layernya harus angka 0
Caranya tekan ctrl + J atau klik 2 x pada layer lalu tekan ok
Mulailah membuat path, klik pada pinggiran gambar yang di ambil, telusuri semua gmbr
dengan Pen tool sampai tersambung dan seluruh path melingkari pinggiran gambar
![]()
Untuk membuat path bersudut bentuk elipss klik tahan lalu drag atau tarik sesuai dengan sudut yang diinginkan.
untuk membuat path bagian dalam seperti gambar
![]()
Buatlah path di bagian dalam sampai tersambung jangan ada yang putus.
caranya : setting Pen toll pada menu tool pilih subtract from path area (-)
![]()
Setelah gmbr selesai dipath klik kanan pada gmbr pilih make selection
![]()
Jika gmbr sudah terseleksi,klik add vector mask pada panel layer
![]()
Pada tab menu klik filter – blur – pilih gaussian blur. lalu isi nilai radius 3, tujuanya untuk
memperhalus bagian pinggir gambar.
![]()
Tahap akhir klik kanan icon mask gmbr hitam pada panel layer pilih apply mask.
![]()
….selanjutnya memilih background sesuai keinginan sobat …..
Selesailah ritual seleksi menggunakan pen tool…
“Selamat mencoba”
Pothoshop Link
http://painthink.com/tutorial/photoshop/tutorial-menggunakan-pen-tool-pada-photoshop/
http://www.ahlidesain.com/cara-menggunakan-pen-tool-pada-photoshop.html
http://lumansupra.wordpress.com/2009/05/31/tutorial-pen-tools-pada-adobe-photoshop/
http://mbahdewo.com/2008/08/cara-pembuatan-shape-dengan-pen-tools/
http://aboutdimaz.blogspot.com/2010/07/tutorial-menggunakan-pen-tool-pada.html
http://www.dremi.info/forum/index.php?topic=370.0
http://www.kreasiphotoshop.co.cc/2011/03/kali-ini-saya-akan-mencoba-memberikan.html










