RSS

Command Dasar Linux

23 Apr

sumber: http://echo.or.id/
Berikut merupakan perintah-perintah konsole dasar untuk melihat, mengeksekusi, dan memanipulasi file/directory di Linux :

ls
untuk menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dirdi DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar.

dir
sama juga dengan ls, yaitu untuk menampilkan file dalam suatu directory.
cd /
adalah perintah untuk masuk ke dalam suatu directory. Perintah ini sama dengan yang biasa kita pakai di DOS.
misalnya : cd /home/byroe
Artinya : masuk ke dalam folder “home” yang berada di bawah user “byroe”

1. Perintah diatas juga dapat diketikan :
cd /home (Enter)
cd byroe

2. Perintah untuk keluar dari directory yang sedang aktif :
cd\ ; (Enter)

mkdir
adalah perintah untuk membuat directory, dan sama dengan md di DOS.
1. membuat folder dalam suatu directory yang sedang aktif.
Misalnya : mkdir data
Artinya : Membuat folder yang bernama “data” yang disimpan pada directory yang sedang aktif.

2. membuat folder pada directory untuk user lain.
Misalnya : jika ingin membuat folder yang bernama “data” di bawah user lain, misalnya saja nama
user-nya “byroe”, maka perintahnya akan berbeda.
kita masuk dulu ke directory “home” yang berada di bawah user “byroe” dengan perintah :
cd /home
cd byroe (Enter)
ketik : sudo mkdir data
jika dimintai pasword : masukan password yang dipakai login.

cp
adalah perintah untuk meng-copy.
1. Meng-copy file :
cp –copy (1)
/home/byroe/Latihan (2)
/linux.odt (3)
/home/byroe/data/ (4)

Keterangan :
1. — copy : adalah perintah untuk meng-copy file.
2. menyatakan directory tempat file berada.
3. merupakan nama file yang akan di copy.
4. tempat directory tempat meletakan file yang di-copy.

2. Meng-copy folder beserta file-nya :
cp -r (1)
/home/byroe/Latihan (2)
/home/byroe/data/ (3)

Keterangan :
1. -r : adalah perintah untuk meng-copy folder beserta file-nya.
2. menyatakan directory folder yang akan di copy.
3. menyatakan directory untuk meletakan folder di copy.

mv
Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktory tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Selain memindahkan, perintah ini juga dapat digunakan untuk me-rename.

1. memindahkan file:
mv /home/byroe/Latihan
1 2
/per_cobaan.odt /home/byroe/data/
3 4

Keterangan :
1. mv : adalah perintah untuk memindahkan file.
2. menyatakan directory tempat file berada.
3. merupakan nama file yang akan dipindahkan.
4. tempat /directory tempat meletakan file yang dipindahkan.

2. me-rename file :
mv /home/byroe/Latihan
1 2
/percobaan.odt
3
/home/byroe/Latihan
4
/per_cobaan.odt
5

Keterangan :
1. mv : adalah perintah untuk me-rename file.
2. menyatakan directory tempat file berada.
3. nama file yang akan di-rename
4. tempat directory tempat meletakan file yang di-rename.
5. nama file yang baru.

rm
Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktory. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.
Misalnya:
rm /home/byroe/data/percobaan.odt
Keterangan : Hapus file “percobaan.odt”, yang terletak dalam directory “data” yang dimiliki oleh user “byroe”.

rmdir
menghapus suatu directory. Dengan catatan gunakan perintah ini, jika anda sudah yakin kalau directory dalam keadaan “empty”.
Menghapus directory pada user yang sedang aktif.
misalnya : User yang aktif adalah “byroe”.
Perintahnya :
rmdir /home/byroe/data/per_cobaan/

Keterangan : untuk menghapus folder “per_cobaan” dimana folder dalam keadaan kosong.
Gunakan perintah ini, jika directory dalam keadaan berisi.
Perintahnya :
rm -r /home/aan/data/percobaan/

Keterangan :
-r : untuk menghapus folder “percobaan” beserta dengan isinya.

3. menghapus directory pada user lain, melalui user yang sedang aktif. Gunakan perintah ini, jika anda sudah yakin kalau directory dalam keadaan “empt”.

misalnya : folder yang dihapus berada dalam user byroe.
Perintahnya :
cd /home/byroe (Untuk masuk ke user byroe setelah itu tekan enter).
sudo rmdir [nama_folder]

chmod
Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktory. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu r untuk read, w untuk write dan x untuk execute.

Numeric Coding
Permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka.
Misalnya : chmod 777 /home/byroe/Latihan/file.odt

Keterangan :
chmod 777
Adalah untuk mmberi ijin baca, tulis, dan eksekusi untuk owner, group, dan other untuk “file.odt”.

Letter Coding
Digunakan untuk memberi permission kepada masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.
Misalnya : chmod ug+rx file.odt

Keterangan :
Chmod ug+rx
Adalah memberikan ijin baca dan eksekusi file “file.odt” kepada owner dan group.

chown
Digunakan mengganti owner dari suatu file atau directory.
Misalnya :
sudo chown root:root /home/byroe/Latihan/file.odt
1 2 3 4 5

Keterangan :
1. sudo : untuk perintah masuk sebagai root.
2. chown : untuk mengubah kepemilikan
3. root : menyatakan user.
4. root : menyatakan group.
5. direktory yang menyatakan letak file “file.odt”.

passwd
Digunakan untuk mengganti password root. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali.

su –
Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.

Locate
untuk mencari path file atau directory.
Misalnya :
locate ‘Command di linux.odt’
1 2

Keterangan :
1. locate: merupakan perintah.
2. merupakan nama file yang dicari.

pwd
Untuk mengetahui posisi directory yang sedang aktif

ps aux
untuk melihat proses-proses yang sedang berjalan.

kill
Untuk mematikan proses yang sedang berjalan.
Misalnya : kill 5511

Keterangan : Adalah untuk mematikan proses yang ke 5511

df
Untuk mengetahui informasi tentang media penyimpanan.

tar -xzvf
untuk mengekstrak file dalam format *.tar atau *.tar.gz

Misalnya :
tar -xzvf /media/sda5/Software\
1 2
/data/xampp-linux-1.6.4.tar.gz -C /opt/
3

Keterangan :
1. nama media tempat file yang diekstrak
2. nama file yg akan diektrak
3. tempat file diletakan, setelah di ekstrak.

tar -xjvf
Untuk mengekstrak file dalam format *.bz2

start
Adalah perintah untuk menjalankan servis.
Misalnya : sudo /opt/lampp/lampp start

Keterangan : Adalah perintah untuk menjalankan service dari xampp.

stop
Adalah perintah untuk menghentikan servis.
Misalnya : sudo /opt/lampp/lampp stop
Keterangan : Adalah perintah untuk menghentikan service dari xampp.

Meng-archieve file ke format : tar, tar.bz2, tar.gz
Archieve *.tar :
~/Latihan di Linux $ tar -cjf byroe.tar.bz2 byroe.odt
1 2 3 4

Keterangan :
1. Folder tempat data yang di-archive disimpan
2. Perintah untuk meng-archive ke dalam format (.tar.bz2)
3. Nama file baru yang di-archive, beserta formatnya
4. Nama file yang yang akan di-archive

Arcieve *.tar.bz2 :
~/coba_archive$ tar -cjf coba.tar.bz2 test/
1 2 3 4

Keterangan :
1. Folder tempat data yang di-archive disimpan
2. Perintah untuk meng-archive ke dalam format (.tar.bz2)
3. Nama file baru yang di-archive, beserta formatnya
4. Nama folder yang yang akan di-archive

Archieve *.tar.gz :
~/coba_archive$ tar -cf coba.tar test/
1 2 3 4

Keterangan :
1. Folder tempat data yang di-archive disimpan
2. Perintah untuk meng-archive ke dalam format (.tar)
3. Nama file baru yang di-archive, beserta formatnya
4. Nama folder yang yang akan di-archive. (berlaku juga untuk file)

man
Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.

Shutdown
Perintah ini untuk mematikan sistem. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.

tail
Untuk menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan.
Perintahnya : tail [jumlah baris] [file file ….]

talk
Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.

mount
Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini.

Misalnya :
mount -t ntfs /dev/sda1 /media/Data
Atau
mount -t fat32 /dev/sda2 /media/System

Keterangan :
Ntfs / Fat32 : menyatakan format hardisk
/dev/sda2/media/nama_media: menyatakan nama direktory atau mount-point-nya .

umount
Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktory yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan. Penulisannya hampir sama dengan mount, yaitu tinggal mengganti kata mount dengan umount.

who
Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login.

alias
Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah.
Misalnya : alias dir = ls

Keterangan :
Digunakan apabila ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir.

Unalias
Adalah kebalikan dari perintah alias, dimana perintah ini akan membatalkan sebuah alias.

melihat penggunaan perintah dasar –> #man
contoh : #man ls #man mv #man scp #man rm

menampilkan isi file perlayar % –> #more
contoh : #more catatan.sh

menampilkan isi file paling atas –> #head
contoh : #head catatan.sh

menampilkan isi file paling bawah –> #tail
contoh : #tail catatan.sh

membuat direktori baru –> #mkdir
contoh : #mkdir laporan

membuat direktori sekaligus beserta turunannya
contoh : #mkdir -p laporan/juli/2007

menghapus direktori –> #rmdir
contoh : #rmdir laporan

*menghapus direktori sekaligus beserta turunannya
contoh : #rm -rf laporan

*memindahkan file –> #mv
contoh : #mv catatan.sh /home/denot

*mengganti / merubah nama file –> #mv
contoh : #mv catatan.sh tulisan.sh

*menyalin / mengcopy file –> #cp
contoh : #cp catatan.sh /home/denot

*menyalin / mengcopy folder –> #cp -rf
contoh : #cp -rf laporan /home/denot

*menyalin / copy file dijaringan –> #scp
contoh : #scp boneka.jpg 192.168.0.20:/home/nisa

*menyalin / copy folder dijaringan –> #scp -r
contoh : #scp -r laporan 192.168.0.20:/home/nisa

*melihat kapasitas memori yang dipakai –> #du
contoh : #du -h gambar.jpg

*merubah direktori aktif –> #cd
absolute path [nama direktori]
contoh : #cd laporan
relative path ../../../
contoh : #cd laporan/juli/2007

*membuat file baru (file kosong) –> #touch
contoh : #touch coba1
buat sekaligus #touch coba1 coba2 coba3

*menuliskan kedalam file –> #echo
contoh : #echo “nama saya” >> /dataku/catatan.sh

*menampilkan isi file –> #cat
contoh : #cat /home/deni/catatan.sh

*mengedit file (editor) –> #vi
contoh : #vi catatan.sh

*melihat partisi lengkap pada pc –> #fdisk -l
contoh : #fdisk -l

*melihat isi harddisk yg masih kosong –> #df -k
contoh : #df -k /dev/hda1

*men-Scandisk Harddisk –> #fsck
contoh : #fsck /dev/hda2

*melihat total memori yang dipakai –> #free
contoh : #free

*melihat direktori dimana kita bekerja –> #pwd
contoh : #pwd

*kompres file –> #gzip
contoh : #gzip -c test.txt > test.gz

*extract file kompres –> #gunzip
contoh : #gunzip test.gz

*kompres file –> #tar -czf #tar -czf
contoh : #tar -czf denot.tar.gz denot
( bz2 ): #tar -czf denot.tar.bz2 denot

*Extract file kompres –> #tar -xzvf #tar -xjvf
contoh : #tar -xzvf denot.tar.gz
( bz2 ): #tar -xjvf denot.tar.bz2

*membaca file format pdf –> #xpdf
contoh : #xpdf brosur.pdf

*remote pc lain di jaringan –> #ssh
contoh : #ssh root@192.168.0.20

*melihat ip address yang dipakai –> #ifconfig
contoh : #ifconfig eth0

*menginstall file rpm –> #rpm -ivh
contoh : #rpm -ivh ifolder3-server.i586.rpm

*mengupgrade file rpm –> #rpm -Uvh
contoh : #rpm -Uvh ifolder3-server.i586.rpm

*menghapus file rpm –> #rpm -e
contoh : #rpm -e ifolder3-server.i586.rpm

*melihat file rpm yang sudah terinstall –> #rpm -qa
contoh : #rpm -qa |grep xmms

*mounting media baru –> #mount
contoh : #mount /dev/sda /mnt/flashdisk

*melihat proses yang sedang berjalan –> #ps
contoh : #ps axf

*mendownload file di internet –> #wget
contoh : #wget -t0 -cb [nama file download] -O var/temp

*menampilkan routing table –> #route
contoh : #route -n

*membuat link file (shortcut) –> #ln
contoh : #ln -s linux-2.6.17.12 linux

*merubah kepemilikan –> #chmod
contoh : #chmod 777 /data/share

*menambahkan user –> #useradd
contoh : #useradd denok

*menambahkan password –> #passwd
contoh : #passwd denok

*mengunci password –> #passwd -l
contoh : #passwd -l denok

*membuka kunci password –> #passwd -u
contoh : #passwd -u denok

*membypass password –> #passwd -d
contoh : #passwd -d denok

*menghapus user –> #userdel
contoh : #userdel denok

*menambahkan group –> #groupadd
contoh : #groupadd suse

*menghapus group –> #groupdel
contoh : #groupdel suse

http://kanjengprabu.wordpress.com

Pada kesempatan kali ini kami membahas berbagai perintah setting wireless di Linux, namun tidak semua card atau PCMCIA support dengan perintah-perintah di bawah ini :

1. Untuk menghubungkan ke wireless LAN yang Open atau Secured by WEP (DHCP)
#iwconfig [interface] mode managed key [WEP key]
->Gantilah kata “interface” dengan nama interface anda yang lagi aktif saat ini,
misal ath0, wlan0 atau eth1.
->WEP key, masukkanlah kata kuci WEP, 10 carakter hexadecimal untuk 64 bit dan 26
carakter untuk 128 bit.
#iwconfig essid “[ESSID]” ->Spesifikasi SSID dari suatu WLAN
#dhclient [interface] -> untuk mendapatkan IP address, netmask, DNS server and default gateway dari akses poin

2. Untuk menghubungkan ke wireless LAN yang Open atau Secured by WEP (IP Manual/Statis)
#iwconfig [interface] mode managed key [WEP key]

#iwconfig essid “[ESSID]“
#route add default gw [IP of default gateway] ->Masukkan Ip Address gatewaynya
#echo nameserver [IP address of DNS server] >> /etc/resolve.conf, konfigurasikan AP ->Konfigurasikan DNS server anda
#ping http://www.detik.com ->ping ke internet untuk uji koneksi

3.  Kumpulan perintah iwconfig
iwconfig [interface] mode master ->Menjadikan kartu PCMCIA dalam mode akses point
# iwconfig [interface] mode managed -> Menjadikan kartu PCMCIA anda dalam mode client pada jaringan wifi infrastruktur
# iwconfig [interface] mode ad-hoc ->Mengeset kartu anda sebagai anggota di jaringan wifi ad hoc tanpa akses poin
#iwconfig [interface] mode monitor ->Mengeset kartu anda dalam mode monitor
# iwconfig [interface] essid “your ssid_here” ->konfigurasikan ssid jaringan anda.
# iwconfig [interface] key 1111-1111-1111-1111 (mengeset kunci WEP 128bit)
# iwconfig [interface] key 11111111 (mengeset kunci WEP 65 bit)
# iwconfig [interface] key off (menonaktifkan kunci WEP)
#iwconfig [interface] key open (menset sebagai open mode,tidak diperlukan autentikasi)
# iwconfig [interface] channel [channel no.] (menset sebuah channel 1-14)
#iwconfig [interface] channel auto (memilih channel otomatis)
#iwconfig [interface] freq 2.422G (menset channel dalam Ghz)

#iwconfig [interface] ap 11:11:11:11:11:11 (memaksa kartu untuk mendaftar ke alamat AP)

# iwconfig [interface] rate 11M (kartu akan menggunakan kecepatan tertentu)

# iwconfig [interface] rate auto (memilih kecepatan otomatis)

# iwconfig [interface] rate auto 5.5M (kartu akan menggunakan kecepatan tertentu dan kecepatan di bawahnya jika memang diperlukan)

4. Perintah ifconfig

#ifconfig [interface] up (mengaktifkan kartu jaringan)

#ifconfig [interface] down (menonaktifkan kartu jaringan)

#ifconfig [interface] [IP address] netmask [subnet-mask] (menset IP address dan subnet mask scr manual)

#ifconfig [interface] hw ether [MAC] (Merubah MAC address kartu PCMCIA dalam format 11:11:11:11:11:11)

http://sidimpuancrew.forumid.net

Command Dasar Linux
Berikut merupakan perintah-perintah konsole dasar untuk melihat, mengeksekusi, dan memanipulasi file/directory di Linux :

ls
untuk menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dirdi DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar.

dir
sama juga dengan ls, yaitu untuk menampilkan file dalam suatu directory.
cd /
adalah perintah untuk masuk ke dalam suatu directory. Perintah ini sama dengan yang biasa kita pakai di DOS.
misalnya : cd /home/byroe
Artinya : masuk ke dalam folder “home” yang berada di bawah user “byroe”

1. Perintah diatas juga dapat diketikan :
cd /home (Enter)
cd byroe

2. Perintah untuk keluar dari directory yang sedang aktif :
cd\ ; (Enter)

mkdir
adalah perintah untuk membuat directory, dan sama dengan md di DOS.
1. membuat folder dalam suatu directory yang sedang aktif.
Misalnya : mkdir data
Artinya : Membuat folder yang bernama “data” yang disimpan pada directory yang sedang aktif.

2. membuat folder pada directory untuk user lain.
Misalnya : jika ingin membuat folder yang bernama “data” di bawah user lain, misalnya saja nama
user-nya “byroe”, maka perintahnya akan berbeda.
kita masuk dulu ke directory “home” yang berada di bawah user “byroe” dengan perintah :
cd /home
cd byroe (Enter)
ketik : sudo mkdir data
jika dimintai pasword : masukan password yang dipakai login.

cp
adalah perintah untuk meng-copy.
1. Meng-copy file :
cp –copy (1)
/home/byroe/Latihan (2)
/linux.odt (3)
/home/byroe/data/ (4)

Keterangan :
1. — copy : adalah perintah untuk meng-copy file.
2. menyatakan directory tempat file berada.
3. merupakan nama file yang akan di copy.
4. tempat directory tempat meletakan file yang di-copy.

2. Meng-copy folder beserta file-nya :
cp -r (1)
/home/byroe/Latihan (2)
/home/byroe/data/ (3)

Keterangan :
1. -r : adalah perintah untuk meng-copy folder beserta file-nya.
2. menyatakan directory folder yang akan di copy.
3. menyatakan directory untuk meletakan folder di copy.

mv
Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktory tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Selain memindahkan, perintah ini juga dapat digunakan untuk me-rename.

1. memindahkan file:
mv /home/byroe/Latihan
1 2
/per_cobaan.odt /home/byroe/data/
3 4

Keterangan :
1. mv : adalah perintah untuk memindahkan file.
2. menyatakan directory tempat file berada.
3. merupakan nama file yang akan dipindahkan.
4. tempat /directory tempat meletakan file yang dipindahkan.

2. me-rename file :
mv /home/byroe/Latihan
1 2
/percobaan.odt
3
/home/byroe/Latihan
4
/per_cobaan.odt
5

Keterangan :
1. mv : adalah perintah untuk me-rename file.
2. menyatakan directory tempat file berada.
3. nama file yang akan di-rename
4. tempat directory tempat meletakan file yang di-rename.
5. nama file yang baru.

rm
Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktory. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.
Misalnya:
rm /home/byroe/data/percobaan.odt
Keterangan : Hapus file “percobaan.odt”, yang terletak dalam directory “data” yang dimiliki oleh user “byroe”.

rmdir
menghapus suatu directory. Dengan catatan gunakan perintah ini, jika anda sudah yakin kalau directory dalam keadaan “empty”.
Menghapus directory pada user yang sedang aktif.
misalnya : User yang aktif adalah “byroe”.
Perintahnya :
rmdir /home/byroe/data/per_cobaan/

Keterangan : untuk menghapus folder “per_cobaan” dimana folder dalam keadaan kosong.
Gunakan perintah ini, jika directory dalam keadaan berisi.
Perintahnya :
rm -r /home/aan/data/percobaan/

Keterangan :
-r : untuk menghapus folder “percobaan” beserta dengan isinya.

3. menghapus directory pada user lain, melalui user yang sedang aktif. Gunakan perintah ini, jika anda sudah yakin kalau directory dalam keadaan “empt”.

misalnya : folder yang dihapus berada dalam user byroe.
Perintahnya :
cd /home/byroe (Untuk masuk ke user byroe setelah itu tekan enter).
sudo rmdir [nama_folder]

chmod
Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktory. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu r untuk read, w untuk write dan x untuk execute.

Numeric Coding
Permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka.
Misalnya : chmod 777 /home/byroe/Latihan/file.odt

Keterangan :
chmod 777
Adalah untuk mmberi ijin baca, tulis, dan eksekusi untuk owner, group, dan other untuk “file.odt”.

Letter Coding
Digunakan untuk memberi permission kepada masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.
Misalnya : chmod ug+rx file.odt

Keterangan :
Chmod ug+rx
Adalah memberikan ijin baca dan eksekusi file “file.odt” kepada owner dan group.

chown
Digunakan mengganti owner dari suatu file atau directory.
Misalnya :
sudo chown root:root /home/byroe/Latihan/file.odt
1 2 3 4 5

Keterangan :
1. sudo : untuk perintah masuk sebagai root.
2. chown : untuk mengubah kepemilikan
3. root : menyatakan user.
4. root : menyatakan group.
5. direktory yang menyatakan letak file “file.odt”.

passwd
Digunakan untuk mengganti password root. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali.

su –
Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.

Locate
untuk mencari path file atau directory.
Misalnya :
locate ‘Command di linux.odt’
1 2

Keterangan :
1. locate: merupakan perintah.
2. merupakan nama file yang dicari.

pwd
Untuk mengetahui posisi directory yang sedang aktif

ps aux
untuk melihat proses-proses yang sedang berjalan.

kill
Untuk mematikan proses yang sedang berjalan.
Misalnya : kill 5511

Keterangan : Adalah untuk mematikan proses yang ke 5511

df
Untuk mengetahui informasi tentang media penyimpanan.

tar -xzvf
untuk mengekstrak file dalam format *.tar atau *.tar.gz

Misalnya :
tar -xzvf /media/sda5/Software\
1 2
/data/xampp-linux-1.6.4.tar.gz -C /opt/
3

Keterangan :
1. nama media tempat file yang diekstrak
2. nama file yg akan diektrak
3. tempat file diletakan, setelah di ekstrak.

tar -xjvf
Untuk mengekstrak file dalam format *.bz2

start
Adalah perintah untuk menjalankan servis.
Misalnya : sudo /opt/lampp/lampp start

Keterangan : Adalah perintah untuk menjalankan service dari xampp.

stop
Adalah perintah untuk menghentikan servis.
Misalnya : sudo /opt/lampp/lampp stop
Keterangan : Adalah perintah untuk menghentikan service dari xampp.

Meng-archieve file ke format : tar, tar.bz2, tar.gz
Archieve *.tar :
~/Latihan di Linux $ tar -cjf byroe.tar.bz2 byroe.odt
1 2 3 4

Keterangan :
1. Folder tempat data yang di-archive disimpan
2. Perintah untuk meng-archive ke dalam format (.tar.bz2)
3. Nama file baru yang di-archive, beserta formatnya
4. Nama file yang yang akan di-archive

Arcieve *.tar.bz2 :
~/coba_archive$ tar -cjf coba.tar.bz2 test/
1 2 3 4

Keterangan :
1. Folder tempat data yang di-archive disimpan
2. Perintah untuk meng-archive ke dalam format (.tar.bz2)
3. Nama file baru yang di-archive, beserta formatnya
4. Nama folder yang yang akan di-archive

Archieve *.tar.gz :
~/coba_archive$ tar -cf coba.tar test/
1 2 3 4

Keterangan :
1. Folder tempat data yang di-archive disimpan
2. Perintah untuk meng-archive ke dalam format (.tar)
3. Nama file baru yang di-archive, beserta formatnya
4. Nama folder yang yang akan di-archive. (berlaku juga untuk file)

man
Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.

Shutdown
Perintah ini untuk mematikan sistem. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.

tail
Untuk menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan.
Perintahnya : tail [jumlah baris] [file file ….]

talk
Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.

mount
Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini.

Misalnya :
mount -t ntfs /dev/sda1 /media/Data
Atau
mount -t fat32 /dev/sda2 /media/System

Keterangan :
Ntfs / Fat32 : menyatakan format hardisk
/dev/sda2/media/nama_media: menyatakan nama direktory atau mount-point-nya .

umount
Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktory yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan. Penulisannya hampir sama dengan mount, yaitu tinggal mengganti kata mount dengan umount.

who
Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login.

alias
Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah.
Misalnya : alias dir = ls

Keterangan :
Digunakan apabila ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir.

Unalias
Adalah kebalikan dari perintah alias, dimana perintah ini akan membatalkan sebuah alias.

 
Leave a comment

Posted by on April 23, 2011 in Backtrack, Linux

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: